ARIM Resmikan Kantor Sekaligus Berikan Santunan 75 Anak Yatim

  • Whatsapp

Bekasi – Aliansi Relawan Indonesia Maju (ARIM) meresmikan kantor relawan sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa di Jalan Cut Mutia Ruko Center Blok 4 No 17 Kecamatan Margahayu Bekasi Timur,  Kota Bekasi Senin, (16/12/2019).

“Jumlahnya ada sekitar 75 orang anak yatim piatu dan dhuafa. Jadi dibangunnya kantor ARIM ini agar kita bisa bekerja.”kata Raja S. Ginting, Ketua Koordinator Umum Nasional ARIM saat ditemui di Bekasi.

Ketua Koordinator mengatakan, alasan menyantuni anak yatim piatu karena mengharapkan doa mereka yang ada dalam agama apaun diterima tuhan Yang Maha Esa, dan santunan ini bisa dirasakan oleh anak yatim.

“Selain pembagian santunan, juga acara ini digelar doa yang harapanya semoga bangsa dan negara aman dan damai,”harap dia.

Raja S Ginting mejelaskan ARIM telah dibentuk sejak 6 bulan yakni Bulan Juni 2019. ARIM ini merupakan organisasi yang pada umumnya adalah pendukung Jokowi yang mencapai 90.persen.

 

Foto bersama anak yatim piatu

“Ada sekitar 50 anggota relawan yang tergabung dalam ARIM dengan prinsip kerja dan punya satu visi misi. ARIM akan mengawal pemerintahan kabinet Jokowi hingga selesai periode kedua tahun 2024.”ungkapnya.

Diakuinya, pihaknya sudah melayangkan surat kerjasama ke 34 menteri terkait program yang akan dijalankan kedepannya.

“Ada 4 menteri yang sudah memberikan peluang kepada kami. Jadi ini lah (program) yang akan kami berikan ke masyarakat sesuai visi-misi ARIM yakni Ikut mengawal pemerintah pusat sampai ke daerah.” paparnya

Pihaknya juga tetap akan mengkritisi kinerja pemerintah jika dianggap menyeleweng.”Tapi yang utama saran, namum kalau pemerintah menyelewang, kami tetap kritisi,”pungkasnya

Tak hanya itu, pihaknya juga siap membantu masyarakat secara sukarela bilamana ada masyarakat yang mempunyai keluhan yang sifatnya tidak biisa diakomodir oleh pemerintah

“Baik itu, pendidikan, kesehatan, sosial dan lainnya. Makanya, kita dirikan kantor ini untuk rumah singgah bagi masyarakat.”ungkapnya (ton)   

Pos terkait