Sepanjang 2019, Pemkot Bekasi Gelontorkan Rp689 Miliar untuk Gaji TKK

  • Whatsapp

Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelontorkan anggaran hingga mencapai Rp689 miliar sepanjang 2019 untuk gaji tenaga kerja kontrak (TKK) dilingkungan Kota Bekasi.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Soepandi Budiman Senin, (18/11/2019) usai rapat kerja dengan Komisi I DPRD Kota Bekasi di Gedung DPRD kota Bekasi Jalan Chairil Anwar Bekasi.

Muat Lebih

“Dari 13.058 orang, kita anggarkan sekitar Rp689 miliar per tahun untuk TK. Jadi kira – kira Rp50 miliar lah per bulannya.”kata dia.

Lanjut dia, anggaran tersebut hanya diperuntukan untuk belanja tenaga kerja kontrak (TKK) dan anggaran itu masuk pada Belanja Langsung Penunjang Urusan (BLPU).

“Itu engga masuk dalam belanja pegawai, tapi masuknya pada kegiatan masing – masing OPD. Seperti itu.”pungkasnya.

Ia menyebut, adapun tenaga kerja kontrak yang paling banyak ditempatkan yaitu di Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pendidikan, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi.

“Jadi rapat kerja dengan Komisi I ini kaitan TKK. Maka yang hadir itu BPKAD dan BKPPD. Kalau BKPPD terkait kebijakan dan rekrutmen pendayagunaan TKK, sedangkan BPKAD hanya terkait anggarannya,”ia menjelaskan.

Sementara, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Abdul Rojak menyebut, dalam rapat kerja tadi, pihak BKPPD berjanji akan memberikan data TKK setiap OPD pada Rabu mendatang. Maka itu, pihaknya akan melakukan uji petik untuk mengecek langsung.

“Tadi kita tekankan ke dinas terkait agar mengecek ke masing masing OPD. kita juga akan investigasi. Soalnya tadi ada kata silpa dalam pembayaran TKK, tapi datanya belum diberikan,”ujarnya. (ton) 

 

Pos terkait