Aan Suhanda Tidak Komentar Banyak Usai Dipanggil DPRD Soal Surat Tugas Ormas Pungut Parkir

  • Whatsapp

Bekasi – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi Aan Suhanda memenuhi panggilan Komisi 3 DPRD Kota Bekasi. Namun sayangnya, Aan Suhanda menolak menjelaskan kedatangannnya ke Komisi 3  tersebut.

“Tadi saya sudah jelaskan ke komisi 3, jadi silahkan saja tanya ke Komisi 3,”kata dia di Gedung DPRD Kota Bekasi di Jalan Chairil Anwar Bekasi.

Muat Lebih

Tentang pemeriksaan kepolisian Aan mengaku pemanggilan yang dijalankannya berkaitan klarifikasi soal surat tugas kepada Juru parkir. Surat tugas itu menjadi dasar Ormas mengegelar aksi unjuk rasa di minimarket di Jalan Siliwangi, Rawalumbu pada 23 Oktober lalu.

“Sudah jelaskan bahwa apa – apa yang saya lakukan itu mengacu pada aturan yang berlaku sambil memastikan sudah menyetop penerbitan surat tugas kepada juri parkir dari ormas”Sudsh enggak ada, sekarang selesai,”katanya.

Sementara anggota Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Solihin membenarkan bahwa pihaknya memanggil kepala Bapenda Aan Sughanda untuk dimintai keterangan terkait surat tugas pengelolaan parkir toko retail yang sempat viral.

“Jadi tadi menurut keterangan Pak Aan, bahwa surat tugas itu bukan untuk ormas tapi untuk individu, “kata Solihin usau ditemui.

Lanjut Solihin, menurut penjelasan Kepala Bapenda bahwa dasar hukum atas dikeluarkannya surat tugas tersebut adalah Keputusan Walikota (Kepwal). Yang artinya bagaimna mencari potensi pajak untuk bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Dasarnya hukumnya Kepwal. Sebetulnya surat tugas itu engga salah, karena itu bukan ke ormas melainkan ke individu individu. clear itu. Sekarang sudah gak ada, karema sudah ada Perda yang baru yakni Petda No 10 Tahun 2019,”terang Solihin.

Bahkan terang Solihin, menurut penjelasan Aan Suhanda yang disampaikan ke komisi 3 bahwa informasi foto yang sempat viral tersebut ke publik sudah dipotong potong atau diedit terlebih dahulu kemudian disampaikan ke media.

“Jadi penjelasan yang disampaikan ke komisi 3 tadi bahwa kedatangan Beliau saat unjuk rasa ormas kemarin, hanya untuk menengahi atau mesterilkan agar tidak terjadi gejolak anarkis.”ia menjelaskan. (ton) 

Pos terkait