Kontribusi PDAM Tirta Bhagasasi Tidak Maksimal, Kinerja Dirut Layak Dievaluasi

  • Whatsapp

Bekasi – Kinerja Badan usaha milik daerah PDAM Titra Bhagasasi Kabupaten Bekasi masih belum maksimal dalam menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) setiap tahunnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Forum komunikasi rakyat indonesia (DPC LSM Forkorindo) Herman Sugiharto pun menyayangkan kinerja buruk Direksi direksi badan usaha milik pemerintah itu.

“Ya saya sangat menyangkan atas buruknya kinerja direktur PDAM Tirta Bhagasasi tersebut, yang belum bisa memberikan kontribusi kepada daerah.” kata Herman Selasa. (8/10/2019).

Herman juga menjelaskan perusahaan air minum Tirta Bhagasasi yang memiliki pelanggan lebih dari 200.000 pelanggan ini juga tidak mampu meningkatkan PAD.

Padahal, Pemkot Bekasi pada tahun 2017 menambahkan modal hingga mencapai Rp82 miliar dan dana penyertaan modal dari Pemkab Bekasi sebesar Rp197 miliar lebih untuk PDAM Tirta Bhagasasi.

“Tapi, hasilnya pada 2016 pendapatan asli daerah PDAM Tirta Bhagasasi hanya mencapai Rp12 miliar, kemudian pada 2018, pendapatannya anjlok menjadi hanya mencapai Rp4 miliar, dan tidak sebanding dengan modal yang di kucurkan oleh Pemkab dan Pemkot Bekasi.” ujar Herman.

Herman mendesak agar Bupati dan Wali Kota Bekasi segera mengevaluasi kinerja direksi perusahaan plat merah tersebut, karena tidak mampu tingkatkan PAD.

“Dengan tingginya penambahan modal serta tambahan penyertaan modal hingga capai miliaran rupiah tapi engga bisa tingkatkan PAD, buat apa mereka dipertahankan, kan bantuan itu buat tingkatkan pendapatan daerah.” ucap Herman.

Namun sayangnya, ketika dicoba untuk dikonfirmasi melalui WaatShap Fauzi, selaku Humas PDAM Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi tidak membalas dan saat di telepon ke nomor 0812-9851-XXXX, juga tidak diangkat atau dijawab (ton).

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait