Ikatan Intelektual Muda Bekasi Ajak Pemuda Jaga Peradaban

  • Whatsapp

Bekasi – Ikatan intelektual muda Bekasi (IKIMSI) menggelar Kegiatan Intelektual Group Discusion ( IGD) dalam momentum Sumpah Pemuda Senin (28/10/2019) bertempat di RM Griya Wulan Sari Kota Bekasi.

Turut hadir pada kegiatan diskusi ini,Presidium IKIMSI, Rhici Ramadhan ,Kapolres Kota Bekasi Kombes Pol Indarto, Dr Budi Pramono,S.Ip Akademisi, Dandim 0507 Bekasi, Kolonel Inf Rama Pratama,.Kadispora Kota Bekasi Ahmad Zarkasih,.Tokoh Muda Indonesia) Dr (c) Rasminto,S.Pd .M.Pd. serta Moderator Maizal Alfian.

Muat Lebih

Dalam diskusi ini mengambil tema “Peran aktif Mahasiswa dan Pemuda menjawab tantangan Civil Society 5.0 dalam Bhingkai Bhineka Tunggal Ika.

Dadan Ramlan, Ketua Panitia mengatakan pemuda indonesia harus bisa menjaga peradaban,”Kita harus menunjukkan bahwa pemuda itu tidak boleh lepas dari peradaban tidak boleh lepas dari keyakinan, yakin untuk menunjukkan bahwa kita itu satu, kita itu satu indonesia dan jangan sampe pecah jelasnya kepada awak media saat diskusi berlangsung.

ikatan intelektual muda Kota Bekasi dalam memperingati hari sumpah pemuda mendorong generasi muda sekarang untuk menyokong generasi 5.0 ini untuk bisa memperbaiki sipil society. ucap Dadan

Dadan meminta kesadaran bersama bahwa pemuda ini harus bergerak untuk maju dimana saling berkontribusi untuk indonesia dengan cara mengadirkan semua narasumber untuk lebih mempertajam lagi dalam Bhineka tunggal ika atau dalam ke indonesiaan

Lanjutnya, pemuda yang ada di Kota Bekasi memang masih ada sektor sektor maupun kubu – kubu, namun dengan kegiatan Intelektual group Discusion ini peranan pemuda ini kembali ke persatuan sumpah pemuda.

“Pemuda harus bersatu lagi, jangan sampe ada lini lini lagi, jangan sampe ada kubu lagi kita memperjuangkan satu indonesia dan kota bekasi khususnya kalau untuk pembenahan Kota Bekasi peran serta dari pemuda cukup baik, dimana kritisi kritisi muda sudah mulai bermunculan.”ungkapnya.

sekali lagi mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa pemuda indonesia ada di garda terdepan untuk generasi muda indonesia.tutup Dadan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Bekasi Ahmad Zarkasih menyampaikan, diskusi ini diharapkan bisa memotivasi pemuda Kota Belasi untuk lebih kreatif.

“Saya selaku Kadispora mengajak seluruh pemuda pemudi dan mahasiswa membangun Kota Bekasi untuk lebih baik lagi.”kata dia.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan sangat senang dan mendukung kegiatan diskusi publik yang diselenggarakan oleh Ikatan Intelektual Muda Kota Bekasi ini. 

“Ini bagus karena diskusi ini dapat menambah wawasan dengan ini cara-cara akademik bagi pemuda di Kota Bekasi,”kata dia.

Katanya, ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh kaum milineal 5.0 yakni berkaitan dengan cinta tanah air yang mulai menurun, maka cinta tanah air itu harus ditingkatkan lagi.

Selanjutnya radikalisme yang mulai merambah ke anak-anak muda karena ciri ciri khas radikalisme ialah dengan kekerasan.

“Nah, biasanya cara-cara itu dianggap macho oleh mereka. Ini ga boleh mereka merasa kelompok mereka itu yang paling benar,”jelasnya.

Seterusnya lanjut dia, tantangan terakhir adalah media sosial yang kerap menyebarkan berita hoaks kepada masyarakat.

“Pesan saya, pemuda itu kan ciri khasnya adalah idealisme dan penuh semangat. Jadi jangan tinggalkan itu. Nah, tinggal dia yang jawab tantangan itu. Dia harus antisiapasi radikalisme dan hoax. Saya pikir itu,”tutupnya. (yan) 

Pos terkait