HMI Tegaskan Produsen Ikut Bertanggungjawab Atasi Masalah Sampah

  • Whatsapp

Bekasi – Terkait permasalahan dan produksi sampah yang mencapai 1.800 ton per hari di Kota Bekasi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meminta produsen plastik dan produsen makanan dan minuman kemasan plastik untuk ikut bertanggung jawab dan aktif dalam penanggulangan masalah sampah plastik di Kota Bekasi.

“Produsen plastik, makanan dan minuman kemasan plastik perlu ikut bertanggung jawab dan meminimalisir sampah-sampah plastik di Kota Bekasi, apalagi jumlah sampah yang dihasilkan dari produsen tersebut jumlahnya sangat besar.” kata Mustofa Kamal Rabu, (16/10/2019).

Pria yang akrab disapa Kamal ini menegaskan bahwa peran dan tanggungjawab produsen penghasil limbah plastik dalam pengelolaan sampah ada dalam aturan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Seperti yang tertuang dalam UU No. 18 Tahun 2008, Pasal 15 disebutkan bahwa Produsen wajib mengelola kemasan dan/atau barang yang diproduksinya yang tidak dapat atau sulit terurai oleh proses alam.

“Jadi dalam penanganan masalah sampah, swasta sebagai produsen juga perlu mengambil peran dan tanggungjawab terhadap lingkungan.”tegasnya.

Kendati demikian, Kamal menyarankan agar produsen dapat mengelola sampah dan menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk menanggulangi permasalahan sampah plastik.

“Produsen plastik dan produsen makanan kemasan plastik harus melakukan hubungan interaktif dengan Pemkot. atau jika tidak Pemerintah Kota Bekasi berkirim surat agar produsen tersebut dapat melaksanakan peran dan tanggungjawabnya untuk menyelesaikan permasalahan sampah tersebut”. tutup Kamal. (ton) 

Pos terkait