DPPKB Kota Bekasi bersama TNI Gelar Baksos

  • Whatsapp

Bekasi – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi bersama TNI menggelar Bakti Sosial pelayanan KB IUD dan Implan dalam rangka TNI manunggal KB kesehatan tahun 2019.

Dengan tema “melalui kegiatan KB kesehatan, kita wujudkan sinergitas antara TNI dengan Pemerintah Daerah dan BKKBN dalam usaha meningkatkan keikutsertaan masyarakat guna membentuk keluarga yang berkualitas sehat dan Sejahtera”.

Kegiatan yang di helat di Polkesdim Damjaya/Kedim 0507, Jalan A Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (17/10/2019). Dihadiri oleh ibu-ibu Persit (persatuan Istri Tentara), Para Anggota TNI, Kepala Dinas, Camat, Ketua PKK kota Bekasi, Sekda Kota Bekasi dan masyarakat.

Sekitar 250 warga datang dari 12 Kecamatan untuk memeriksakan kesehatannya dan memberikan pengobatan serta memberikan 250 sembako kepada ibu-ibu yang hadir di penutupan TNI Manunggal KB Kesehatan.

Danramil 04 jati asih Kapten Inf Sugianto, sebagai perwakilan Dandim 0507/Bekasi dalam sambutannya mengatakan, melalui kegiatan KB kesehatan pihaknya ingin mewujudkan sinergitas antara TNI dan Pemerintah. Untuk meningkatkan keikutsertaan masyarakat guna membentuk keluarga yang berkualitas sehat dan sejahtera.

“Sesuai dengan tema tersebut yang di prakarsai oleh TNI DPPKB Kota Bekasi yang melibatkan segenap lapisan masyarakat. Agar dapat menurunkan angka kelahiran dengan KB atau alat kontrasepsi,” katanya, Kamis (17/10).

Diharapkan dengan kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan daoat mengurangi angka kelahiran dan dapat mengurangi laju pertumbuhan penduduk serta meningkatnya peserta KB.

“Di sini kita berikan pelayanan kesehatan gratis, dan memberikan pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya program KB,” tutupnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Dinas BPPKB Kota Bekasi, Nelliana Koesman menyampaikan, tujuan kegiatan TNI manunggal KB Kesehatan adalah untuk mempercepat pencapaian sasaran pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya program KB dan kesehatan melalui Bakti TNI KB Kesehatan terpadu ini.

“Kita lakukan secara terpadu di Semua tingkatan untuk bersinergi, serta berperan aktif dengan disertai, kemauan, dedikasi buang tinggi serta rasa tanggung jawab,” katanya.

Dari bulan mei hingga Oktober, pihanya melakukan advokasi, penyuluhan KB, Pelayanan KB baru dan pembinaan, pelayanan KB IUD dan Implant, pengobatan umum di setiap puskesmas dan banyak lagi.

“Hari ini kita lakukan pelayanan Implant dan IUD, di hadiri 250 orang lebih,” ucapnya.

Pihaknya juga mensosialisasikan KB keoada pasangan yang mau menikah, pasangan yang mau menikah itu perempuan 22 tahun dan laki-laki 25 tahun. Kalau sempai belum itu pihaknya memberikan nasehat.

“Kita memiliki konseli di tiga Kecamatan mustika jaya, Bekasi timur dan Bekasi Selatan, konseling ke dinas juga boleh ke saya,” imbuhnya.

Kegiatan KB ini sudah berjalan 3 tahun kalau, sejak BPPKB berdiri tahun 2016 lalu. “Saya berkeinginan di Kota Bekasi ini ada kesadaran bahwa ketika dia punya satu anak dia menjarakan kelahiran agar seorang ibu tidak kesulitan. Dua anak insyaallah hidup lebih sejahtera,” pungkasnya. (adv)

Pos terkait