Sekitar 60 Persen Pajak Reklame di Kota Bekasi Belum Terpungut

  • Whatsapp

Bekasi – Realisasi pencapaian pajak reklame dan Penerangan Jalan Umum di Kota Bekasi hingga kini dikategorikan masih rendah.

Selain pajak reklame dan PJU, realisasi pajak air tanah juga rendah lantaran izinnya ada di Provinsi. Demikian diutarakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai apel pagi Senin, (7/10/2019).

Muat Lebih

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga pada Bimarta dan SDA Kota Bekasi menegaskan tak akan tinggal diam dalam menghadapi Wajib Pajak tak patuh.

Tak hanya peringatan, sanksi pun disiapkan bagi para Wajib Pajak (WP) yang telah terbukti tidak melakukan kewajiban membayar pajaknya.

Widayat Subroto mengatakan, aturan di dalam regulasi perpajakan sudah jelas, yakni ada konsekuensi yang harus dihadapi oleh WP yang tak patuh.

“Ya kalau enggak patuh tentu diberikan surat teguran. kalau masih membandel baru akan dikenakan sanksi,”ucapnya Selasa (8/10/2019) menanggapi.

Subroto menjelaskan, sampai saat ini tercatat ada sekitar 10 ribu papan reklame di Kota Bekasi. Tetapi dari jumlah itu, pajak yang belum terpungut berkisar antara 60-65 persen.

“Dari 10 ribu papan reklame di Kota Bekasi, 60 persen belum tertagih pajaknya” jelas Subroto.

Untuk mengoptimalkan pencapaian pajak reklame, pihaknya akan terus berupaya memperbaiki pencapaian pajak reklame.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menyesuaikan tarif dasar pajak reklame.”Mungkin tahun ini atau tahun depan uda mulai bergerak,” ujar Subroto.

Diakuinya, pihaknya saat ini tengah memperbaiki pola kerja para jajarannya dengan menempatkan petugas di setiap UPTD, Rayon, Korwil.” Kalau Perda pendapatan daerah sendiri sudah selesai dilkukan,” ucapnya. (ton) 

READ  10 Wali Kota Nepal Kunjungi Kota Bekasi, Belajar Tentang Pengelolaan PALD

 

 

 

 

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.