Wali Kota: Regulasi Penyebab Belum Maksimalnya PAD di Sejumlah OPD

  • Whatsapp

Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, kurang maksimalnya pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) di sejumlah daerah kendalanya dikarenakan bukan pada persoalan kemampuan penarikan pajak,  tapi juga ada pada regulasinya.

“Jadi kendalanya, bukan pada persoalan penarikan pajak, tapi juga ada di Regulasi,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi usai Apel pagi di Lapangan Plaza Pemkot Bekasi Senin, (9/10/2019).

Muat Lebih

Menurutnya, pajak daerah yang sudah direvisi oleh pihaknya mulai dari bulan November hingga Juli tersangkut di Jawa Barat.

“Nah dari situ, nanti ada perubahan Regulasinya, SOP dan pedoman teknisnya. Setelah kita Kemendagri, baru di percepat sehingga kita tidak cukup waktu. Padahal kita sudah menghitung segalanya.” jelasnya.

“Jadi kalau pendapatan itu naik, otomatis Perda harus dirubah, jadi tidak serta merta naik misalkan PBB, Perwalnya juga harus dirubah,” sambung dia.

Disebutkan Wali Kota Rahmat, belum selesainya Perda pajak daerah itu karena prosesnya lama.

“Kita dan DPRD sudah selesai pada bulan Desember 2018 kemarin, tapi saat diverifikasi di Gubernur Jawa Barat sampai bulan Juli, belum ada hasilnya sehingga terget-target pendapatan kita banyak yang terkendala.” ungkapnya. (ton).

Advertisement
READ  Di Bekasi Utara, Tower Berdiri Tanpa IMB, Wali Kota Bekasi, Itu Jelas Salah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.