Dua Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diamankan Dilokasi Berbeda

  • Whatsapp
Bekasi – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota meringkus dua pelaku pencabulan  anak dibawah umur. Kedua pelaku AR (61) dan RM (48) diamankan dilokasi yang berbeda.

Pelaku AR (61), seorang kakek tega melakukan pencabulan terhadap FS (11) tetangganya sendiri warga Bintarajaya, Bekasi Barat yang terjadi Maret 2019 lalu.

Menurut keterangan Waka Polres Metro Bekasi Kota, AKBP. Eka Mulyana, kakek AR sudah sejak lama menaruh hati ke FS, padahal Kakek Ini sudah memiliki Istri dan anak

Muat Lebih

“Yang bersangkutan ini sudah menaruh suka kepada korban karena melihat gerak gerik korban yang sering bermain di depan rumahnya, sampai pada akhirnya tersangka membawa korban ke parkiran mobil dan melakukan pencabulan,” kata AKBP Eka Mulyana dalam siaran persnya Selasa, (17/9/2019) di Mapolrestro Bekasi Kota.

AKBP Eka menjelaskan, kasus ini terungkap pada 10 Agustus 2019 lalu ketika orang tua korban merasa aneh dengan prilaku anaknya. Terlebih setelah ayah korban menemukan surat cinta si kakek yang ditujukan ke anaknya FS. Ayah korban lalu melaporkan kasus yang menimpa anaknya ke Polsek Bekasi Kota.

“Pelaku saat melakukan pencabulan dalam kondisi sadar tidak dalam kondisi mabuk dan hingga saat ini terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan dan dikenakan pasal berlapis,” ujarnya.

“Warga lalu membawa pelaku dan diamankan pihak kepolisian agar tidak terjadi tindakan main hakim,” tambah AKBP Eka.

Sementara kasus pencabulan yang kedua dilakukan RM (48) terhadap ATP anak berusia 6 tahun di wilayah Pondok Ungu, Medan Satria yang terjadi, Senin (16/9/2019).

Pelaku adalah tukang penjual minuman susu keliling yang berbuat bejad terhadap ATP yang membeli dagangannya. Lantaran si anak menunggu ibunya terlalu lama membawa uangnya. Pelaku RM mengambil kesempatan melakukan asusila terhadap korban.

Tindakan amoral tersebut langsung diketahui Ibu korban yang langsung berteriak memanggil warga sekitar. Lalu pelaku diamankan warga di rumah Ketua RT setempat dan dilaporkan ke polisi.

AKBP Eka Mulyana menghimbau kepada orang tua untuk lebih perhatian dan mengawasi putra-putrinya di lingkungan sekitarnya dan perlunya sikap peka dan peduli dari tetangga sekitar jika ada hal – hal yang mencurigakan segera bertindak.

“Orang tua harus memberikan pengawasan lebih ekstra kepada anak -anak kita, berikan bimbingan dan ajarkan ke anak – anak bagian tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh dan dipegang oleh orang lain. Jika ada orang yang berbuat tidak baik, anak diminta untuk segera minta pertolongan atau teriak,” pesan Wakapolrestro kepada orang tua.

Atas perbuatannya pelaku terancam kurungan penjara 5 sampai 15 tahun sesuai pasal  82 jo pasal 76 E UU tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. (ton)

Pos terkait