Disdukcapil Kota Bekasi Terus Maksimalkan pelayanan Warga Yang Belum Miliki KTP-el

  • Whatsapp

Bekasi – Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq R Hidayat, di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, mengatakan, terkait dengan terbatasnya Blanko KTP elektronik di 12 Kecamatan dan 3 Mall Pelayanan Publik di Kota Bekasi, membuat warga yang belum memiliki KTP elektronik menjadi terhambat untuk percetakannya dan kejadian tersebut belum lama.

Keterbatasan tersebut bukan berarti tidak mencetak KTP El setiap harinya, tetapi di prioritaskan bagi warga yang baru berusia 17 tahun dan sudah melakukan perekam beberapa bulan belakangan ini itu yang akan di utamakan.

Pihaknya pun berjanji akan terus mengevaluasi system layanan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tetapi, selain ketepatan dan kecepatan petugas Disduk capil, dia juga menghimbau masyarakat supaya proaktif konfirmasi dan melengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan.

“Kita akan terus evaluasi system yang selama ini diterapkan. Yang sifatnya efektif akan tetap dipertahankan, dan yang masih perlu ditingkatkan akan kita tingkatkan,” katanya, Kemarin Selasa (18/9).

Menurut Taufiq, proaktif masyarakat untuk menanyakan KTP-el nya akan membantu petugas Disdukcapil untuk mengetahui siapa yang lebih dahulu dicetak KTP-el nya. Namun ketika ditemukan Suket hingga 4 kali perpanjangan, ini akan menjadi perhatian yang perlu dievaluasi.

“Wajib KTP-el pemula biasanya lebih rajin menanyakan, karena kemungkinan butuh melamar kerja atau melanjut kuliah kedaerah lain,” ujarnya.

Proaktif masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk menghindari keterlambatan cetak KTP-el tersebut. Karena jika Kemendagri sudah melakukan penggolan data dan dikirim ke Kota Bekasi, Disdukcapil tinggal cetak, jadi butuh proaktif masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan harapannya agar masyarakat selalu melengkapi administrasi dan syarat yang dibutuhkan, kemudian proaktif konfirmasi ke Disdukcapil. Tanpa terkecuali untuk pencetakan KTP-el termasuk Informasi NIK, Akta Nikah/Catatan spil, Pendaftaran Akta Kelahiran, KK, Surat Kematian, dan surat cerai, dll yang menjadi domainnya Disdukcapil

Permintaan blanko kepada Kemendagri, selain itu kebutuahn Blanko tidak hanya di rasakan oleh barga Kota Bekasi, warga daerah lain juga mengalami kendala yang sama terkait minimnya Blanko KTP-el.

“saya sudah konfirmasi ke Kemendagri dan bisanya kita mendapatkan waktu bulan lalu mencapai 10 ribu keeping Blanko tetapi bulan ini kita hanya mendapatkanb 2 ribu keeping setiap tiga hari sekali dari Kemendagri,” ucapnya.

Yang pasti menurut, Taufik, warga tidak perlu khawatir kita akan memaksimalkan pelayanan agar warga yang belum memiliki KTP-el segera cepat mendapatkan KTP-el nya tersebut. tentunya kita akan utamakan bagi warga yang baru membuat KTP-el yakni anak-anak yang baranjak 17 tahun itu kita utamakan.

“Warga juga harus aktif memberikan masukan ke kita, agar yang merekam sudah dari beberapa bulan lalu bisa segera di cetakan KTP-elnya, sampai saat ini kita masih menunggu kiriman dari kemandagri terhadap Blanko KTP-el nya,” tukasnya, (Jar/Adv)

Pos terkait