Insiden Intimidasi, Sejumlah Jurnalis Serukan Aksi Copot Ketua Karang Taruna Bekasi Utara

  • Whatsapp

Bekasi – Sejumlah jurnalis dari sejumlah media di Kota Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk Kantor Wali Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Bekasi Selatan Rabu, (11/9/2019).

Dalam orasinya, para pendemo mengecam tindakan Ketua Karang Taruna Bekasi Utara yang melakukan intimidasi terhadap salah seorang jurnalis di salah satu media harian lokal saat melakukan tugas jurnalistiknya.

Muat Lebih

Koordinator aksi, Muhammad Alfi mengecam tindakan Ketua Karang Taruna Bekasi Utara yang mengintimidasi jurnalis dengan kata kata yang tidak pantas saat hendak mengkonfirmasi terkait bangunan liar yang berada di tanah zona merah dan tidak memiliki izin yang dinilai melanggar Perda.

 

 

 

 

“Kami meminta Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi selaku pembina segera untuk mencopot ketua karang taruna Bekasi Utara.” kata Alfi dalam orasinya.

Menurut dia, tindakan ketua karang taruna kecamatan Bekasi Utara jelas melanggar UU Pers.”Saya menyayangkan intimidasi tersebut karena jurnalis (korban) telah menjalankam tugas dengan profesioanal, ” ujarnya.

Dia menambahkan, jurnalis itu punya kode etik dalam melaksanakan tugas dan jurnalis tersebut telah melaksanakan tugas sesuai kode etik sesui UU pers.

Pemred Koran Bekasi Sarigokma Siregar juga menyayangkan insiden intimidasi terhadap jurnalis yang telah melakukan tugas sesuai kode etik dan UU pers.

“Kita kesini untuk menyuarakan, Kita bukan pengemis, Jurnalis itu dilindungi UU Pers, kita jangan takut diintervensi maupun diintimidasi oleh siapapun,” tegas Sarigokma yang juga sebagai perwakilan PWI Bekasi saat menyampaikan orasinya.

READ  Honor RT & RW di Kabupaten Bekasi Diusulkan Naik Rp700 Ribu

Menurutnya, bila ada pejabat yang mengintervensi maupun yang mengitimidasi jurnalis, pejabat tersebut layaknya di terminal saja.

Kabag Humas Pemkot Bekasi Sayekti Rubiah menyampaikan permemohonan maafnya atas ketidak hadiran walikota Bekasi untuk menemui teman teman jurnalis.

“Saya mohon maaf, Pak Wali belum bisa nemuin teman teman karena beliau masih ada di Bantargebang, maka saya yang diunjuk untuk menampung aspirasi teman teman,” ujar Sayekti di Media Center Pemkot Bekasi. (ton)

 

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.