Usai Negosiasi Dengan Kapolres, Akhirnya Warga Korban Gusuran Bubarkan Diri

  • Whatsapp

Bekasi – Sejak pagi, secara bergantian orator menyampaikan orasi di depan pintu masuk kantor BPN. Mayoritas mereka menyampaikan tuntutan agar kepala Kantor BPN datang untuk menemui para pengunjuk rasa.

Bahkan, hingga menjelang waktu sudah menunjukan pukul 18.15 WIB sore jelang malam, massa yang tergabung atas nama Forum Korban Penggusuran Kota Bekasi (FKPB) Pekayon yang melakukan unjuk rasa di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jalan Chairil Anwar masih tetap bertahan.

“Kami hanya minta kepala kantor menjelaskan status atas tanah warga Pekayon dan Jakasetia yang digusur, ” kata salah seorang orator Senin, (19/8/2019).

Sementara, saat menemui Pendemo Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto meminta massa untuk membubarkan diri, namun massa tetap bertahan.

“Saya uda tawarkan nego agar tidak lakukan aksi karena sudah jelang malam, tapi anda tidak mau, terpaksa saya akan bubarkan paksa, ” ancam Kapolres.

Kapolres pun mempersilahkan pengunjuk rasa untuk kembali datang esok harinya untuk bernegosiasi dengan pihak BPN.

“Besok jam 9 pagi, kawan – kawan kemari (BPN). saya akan dampingi aspirasi anda, mudah – mudahan besok bisa komperhensif untuk mencari solusi.” pungkasnya

“Saya jamin, besok saya dampingi teman – teman untuk cari solusinya. Pecaya sama saya.” sambung Kombes Indarto dihadapan pengunjuk rasa lagi.

Usai bernegosiasi dengan Kapolres akhirnya massa membubarkan diri dengan tertib. (ton). 

Pos terkait