Perubahan Logo ONIC Esports Membawa Visi, Energi Dan Harapan Baru

  • Whatsapp

Jakarta – Perubahan logo, tim olahraga elektronik profesional ONIC Esports sebagai representas visi dan energi baru bagi pertumbuhan ekosistem Esports Indonesia.

Perubahan logo ini juga sebagai perwujudan semangat berkelanjutan ONIC Esports dalam memberi dampak positif sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus mengejar mimpinya.

Pada kesempatan ini, ONIC Esports juga mengumumkan kerjasama sinergis dengan investor dan sponsor membawa satu misi utama, menjadikan Esports di Indonesia sebagai tolak ukur dalam industri Esports Asia Tenggara.

ONIC Esports telah menjadi platform bagi talenta-talenta muda terbaik yang memiliki mimpi menjadi gamers profesional, sejak 2018 lalu.

Selain mengukir prestasi hingga dapat menjadi tim terbaik di Asia Tenggara. ONIC Esports berdedikasi untuk berperan aktif dalam menyalakan pijar harapan generasi muda untuk terus mengejar mimpinya.

“Kami tidak hanya ingin dikenal sebagai pemenang di berbagai turnamen tetapi juga dapat memberi perspektif baru yang positif dan berpengaruh bagi kehidupan generasi muda di Indonesia,”ujar Chandra Wijaya, Managing Director ONIC Esports, CVG FX Sudirman, Jakarta Selasa (06/08/2019

Carey Ticoalu, Perwakilan Agaeti Venture Capital menjelaskan, pihaknya memberikan kepada ONIC Esports sejalan dengan visi kami untuk tidak hanya sekedar berinvestasi, tetapi juga memberi social impact positif terhadap Esports, seperti layaknya para stakeholder dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Conventional sports lainnya, menciptakan kesempatan karier bagi para atlet berptestasi dan juga mendukung para fans mencapai tujuan bersama untuk industri Exports Indonesia yang lebih tinggi lagi,” katanya.

“jika di luar negeri, Esports salah satu industri berkembang cepat dengan viewership yang terus meningkat,” sambungnya.

Sementara, Senior Marketing Manager DANA. Lin Kusuma mengungkapkan, Valuasi Esports sebagai industri baru dengan ekosistem luas dan potensi pemberdayaan ekonomi digital, untuk mengoptimalkan pertumbuhannya.

Industri Esports memerlukan dukungan beragam infrastruktur yang mampu mendukung produktivitasnya, termasuk infrastruktur seperti DANA yang memampukan setiap bagian ekosistem saling terkoneksi dan memberdayakan melalui kegiatan ekonomi yang dilakukan.

“Dukungan DANA terhadap ONIC Esports merupakan dukungan terhadap kemajuan industri Esports yang diharapkan menjadi kunci kegemilangan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di dunia mulai 2035,”ungkapnya.

Logo baru ONIC Esports ini terinspirasi menggunakan maskot binatang landak berdasarkan filosofl menarik, meski kecil tetapi memiliki senjata duri tajam yang dapat melukai predator besar.

“Di logo baru ini, landak ONIC Esports dengan posisi siap menyerang, sebagai simboI energi ONIC Esports dalam menghadapi semua tantangan dan turnamen untuk menjadi tim terbaik di Indonesia,”kata Hannu Koskinen, Gaming Artist asal Firlandia.

Pihaknya berharap dengan logo dan kerjasama ini, dapat terus mendorong ONIC Espons untuk berkembang dan melakukan perubahan positif, terutama dalam pelatihan player sehingga memiliki kemampuan terbaik dan dapat mengukir prestasi di berbagai turnamen Exports di tingkat nasional dan Internasional.

“Pada kesempatan ini, Kami mengucapkan terima kasih untuk seluruh pendukung ONIC Esports yang memotivasi kami untuk terus berusaha menjadi harapan baru bagi pertumbuhan Esports di Indonesia,” tutup Chandra Wijaya.

ONIC Esports akan terus berpartisipasi dalam berbagai turnamen nasional dan internasional dan ikut berlaga di Mobile Legends Pro League (MPL) Season empat di Jakarta pada 23 Agustus 2019.

Keempat kalinya, ONIC Esports akan menurunkan Udil, Sasa, Drian, Psychoo, Antimaga, dan Trust sebagai player yang akan menghadapi tim lainnya dalam mempertahankan gelar juara MPL musim sebelumnya.

Sejalan dengan energi barunya, ONIC Esports juga menggeiar program amal “Berani Bermimpi”, pre-season friendly match dimana seluruh pendapatannya akan disumbangkan ke Yayasan Generasi Muda Peduli yang fokus dalam pendidikan informal untuk anak-anak.(evelyne)

Pos terkait