Merilis Single Perdana Grup Musik Good Gangster ‘Wak Udin’ Bergenre Pop Rock Unik Dan Easy Listening

  • Whatsapp

Jakarta – SiNi Production Indonesia mensponsori grup musik Good Gangster dengan single perdana, ‘Wak Udin’ yang berpersonel dua orang, yakni Verindra (Vokal/Gitar) dan Yazid (Drum/Vokal) ini optimistis, karya mereka bakal mewarnai blantika musik Indonesia dengan mengusung genre pop rock yang unik dan easy listening.

Verindra, di Paparons Pizza Cafe, Senayan mengungkapkan lagu perdana dari Good Gangster yang berjudul,’ Wak Udin’, ini sebenarnya sudah lama saya buat, tapi belum sempat dirilis, maka tahun ini, kami Good Gangster memutuskan untuk merilis karya musik kami.

Bacaan Lainnya

“Semoga Iagu ini mendapat respon yang positif, dan bisa diterima masyarakat, khususnya pecinta musik di Tanah Air,” ungkapnya di Jakarta Senin, (26/8/2019).

Lagu “Wak Udin” ini berkisah dari seorang pria separuh baya bernama Wak Udin yang berasal dari desa yang ingin menikah dengan seorang gadis pujaannya dan mengajaknya menikah. Namun gadis itu menolak, karena Wak Udin seorang pengangguran, malas bekerja, egois, kerjanya cuma menunggu warisan.

Tak mau diajak kawin, sang gadis pun menghindar lalu pergi ke kota. Kecewa berat, Wak Udin pergi menyusul sang gadis ke kota. Namun sayang, saat ditemukan, gadis pujaannya itu sudah gila.

Cikal bakal Good Gangster, orang lama di dunia musik Indonesia, awalnya ialah grup band bernama ILANG, yang pernah merilis satu album bertajuk “Materialistis”, di bawah produksi label Naviri Record pada pertengahan 1995, Setelah ILANG bubar, dua personel grup band tersebut, yakni Verindra (Veri) dan Yazid membentuk grup band yang bernama Good Gangster. Namun sayang, mereka kembali vakum setahun setelahnya lantaran masing-masing personel memiliki kesibukan lain.

Verinda memutuskan pindah ke Bali untuk “Ngamen” dari cafe ke cafe, sementara Yazid sibuk dengan pekerjaannya di bidang Iain. Bagusnya, tak ada istilah terlambat untuk orang yang ingin berkarya, di bidang apapun itu. Baru di tahun inilah, Good Gangster membulatkan tekadnya untuk merilis karya musik mereka.

Satu Iagu berjudul “Wak Udin” pun dirilis, sebagai penanda kembalinya mereka ke blantika musik Tanah Air.

Sebagai band, Good Gangster memang sengaja mengemas formasi dua personel. Sedangkan untuk instrumen Iain, band yang kedua personelnya dibesarkan di Kota Medan ini, memutuskan untuk memakai additional player.

Good Gangster pun akhirnya memilih genre pop rock yang inovatif dengan
sentuhan banyak genre, antara Iain funk, rap/hip hop, reggae, blues dan rock n roll.

“Good Gangster cenderung mengusung tempo yang medium dan up beat dan untuk di single perdana “Wak Udin”, Good Gangster mengusung genre rock dengan sentuhan funk dan rap/hip hop. “Lagu-lagu kami sangat variatif, ada paduan banyak genre, ada sentuhan pop, rock, funk, rap/hip hop, reggae, dan juga blues. Kalau untuk di Iagu ‘Wak Udin’ ini, kami memadukan unsur rock, funk, dengan rap,”ujar Verindra.

Lama vakum dari industri musik Indonesia, Good Gangster kali ini menggandeng Siska Salman sebagai produser. Siska Salman adalah penyanyi dan pencipta Iagu yang pernah tergabung di grup band Cannonball, di mana karya musiknya pernah hits di era tahun 2000 an.

Proses mixing dan mastering lagu “Wak Udin” ini dikerjakan oleh penata musik Nico Veryandi dari SiNi Production Indonesia, yang juga dikenal sebagai additional player tetap atau kibordis dari band Kotak.

Proses mixing dan mastering dikerjakan kurang Iebih satu bulan dan untuk video musik berjudul “Wak Udin”, yang digarap dua anak muda asal Bali, Tude dan Varel. (evelyne). 

Pos terkait