46 Anak Yatim dan Dhuafa Dapat Bantuan Dana CSR Pendidikan Dari PT BBWM

  • Whatsapp

Bekasi – Sebanyak 46 anak yatim piatu dan dhuafa di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Ihksan mendapat bantuan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaam atau Corporate Social Responsibility (CSR) Dari PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) Kamis, (11/7/2019).

Direktur Utama (Dirut) PT BBWM, Prananto Sukodjatmoko mengatakan,  bantuan ini sesuai regulasi dana CSR sebesar 2,5 persen dari pendapatan daerah.

“Pengelolaan dan pendistribusian dana CSR menjadi prioritas perusahaannya untuk menjaga keseimbangan serta kelestarian alam daerah.” kata Prananto di LKSA Darul Ikhsan, Kampung Kebon Kelapa, Desa Satriajaya, Tambun Utara Kamis, (11/7/2019).

Kata dia, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bekasi, PT BBWM memberikan manfaat kepada masyarakat dalam berbagai bentuk. Di antaranya kegiatan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pengelolaan lingkungan hidup.

“Kali ini kita concer di bidang pendidikan. Tujuannya memberikan kesempatan kepada anak yatim dan dhuafa yang terancam putus sekolah karena kendala finansial,” ujarnya.

Foto bersama

Perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan minyak dan gas (Migas) ini memberikan bantuan berupa uang tunai untuk daftar ulang sekolah dan pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS), tas, serta perlengkapan sekolah lainnya.

“Bantuan ini diperuntukkan bagi seluruh anak yatim dan dhuafa Darul Ikhsan yang bersekolah. Bantuan pendidikan diberikan dari jenjang sekolah dasar sampai sekolah menengah atas. Bantuan ini akan dikelola langsung oleh LKSA Darul Ikhsan sebagai lembaga yang menaungi anak-anak tersebut,” ungkapnya.

Senior Manager Corporate Communication PT BBWM, Hilalludin Yusri mengatakan, perusahaan Migas milik Pemerintah Kabupaten Bekasi ini secara aktif memberikan bantuan dana pendidikan kepada siswa-siswi di Kabupaten Bekasi.

“Kami kerja sama dengan sejumlah SD sampai SMA. Mencaru murid berbakat untuk mendapatkan bantuan dana pendidikan,” katanya.

Dia menjelaskan, selama 11 tahun terakhir, dana CSR yang telah dikeluarkan perusahaan untuk program pendidikan mencapai lebih dari Rp1 miliar.

“Dengan turut berkontribusi dalam program pendidikan diharapkan dapat mencetak generasi muda berprestasi agar dapat membangun negeri. Khususnya di Kabupaten Bekasi,” katanya. (ren). 

Pos terkait