oleh

Terkait Pengeroyokan, Belum Ada Titik Temu Antara Gibas dengan PT Andalan Finance Indonesia. 

Bekasi – Organisasi masyarakat (ormas) Gabungan Inisiatif Barisan Siliwangi (Gibas) resort Kota Bekasi sepakat menempuh jalur hukum untuk menindaklanjuti pemukulan dan pengeroyokan oleh PT Andalan Finance Indonesia melalui pihak ketiga.

Hal itu ditegaskan Ketua Gibas Resort Kota Bekasi Muhammad Deni saat pertemuan dengan Andalan Finance. Rabu, (19/6/2019) yang bertempat di Ruko Emarad No 22 Summarecon Bekasi.

Deni menyebutkan langkah hukum ini kami tempuh untuk membuat efek jera kepada seluruh deb coletor. “Kami tetap tempuh jalur hukum, ” tegasnya.

Deni juga meminta pihak Andalan tidak menghalangi proses jalur hukum yang akan ditempuh ormas Gibas. “Kami minta pihak Andalan jangan halangi proses hukum. Tetap berlanjut. Siapa yang bertanggung jawab atas insiden ” ungkapnya.

Perwakilan PT Andalan Finance Indonesia mengungkapkan, pihaknya lebih mengedepankan jalur musyawarah antara korban dalam hal ini anggota Ormas Gibas dengan deb colektor.

“Kami lebih suka jalur kekeluargaan dibanding jalur hukum. Tapi kalau pun tetap jalur hukum, yah itu antara pihak korban dan Andalan.” sebut dia.

Sementara Kepala Cabang PT Andalan Finance Indonesia Kota Bekasi Kusmoro ketika ditanya belum mau memberikan komentar lebih lanjut atas insiden pemukulan oknum deb colektor.  

“Aduh saya belom bisa kasih komenter. Itu kan TKP nya di Jakarta.” katanya usai pertemuan 

Ririn, orangtua korban pemukulan tetap bersikukuh menempuh jalur hukum terkait pemukulan terhadap anaknya. 

“Tetap lanjut, anak saya uda bonyok kalau mati siapa yang tanggungjawab,” singkat Ririn (ton). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed