Komisi II DPRD Jabar, Siti Aisah Motivasi Siswa Bentuk Koperasi yang Mandiri

Bekasi – Pemprov Jawa Barat mencanangkan program pembentukan koperasi sekolah untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Kota dan Kabupaten Bekasi sekaligus sosialisasi akan pentingnya program koperasi dilakukan.

Program ini digagas oleh Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta (FKKSS) yang dilaksanakan di Aula Asrama Haji Jalan Kemakmuran No 72 Margajaya Bekasi Selatan, Senin (1/04/2019).

Bacaan Lainnya

Ada sekitar 700 guru dan 300 siswa SMK Swasta Sekota Bekasi antusias mengikuti rangkaian acara tersebut,  diantaranya yaitu motivasi dan paparan mengenai koperasi yang disampaikan oleh Siti Aisyah, anggota Komisi II Bidang Ekonomi Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Jawa Barat.

Sosialisasi ini bekerjasama antara Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dengan Dinas Pendidikan dan juga Komisi II DPRD Jawa Barat bidang Ekonomi.

Siti Aisyah, anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menginisiasi program kaderisasi koperasi di kalangan siswa SMA dan SMK se-Jawa Barat tersebut.

“Tantangan ekonomi generasi muda saat ini semakin berat, dengan sosialisasi koperasi siswa ini mereka dididik dan diberi motivasi untuk memiliki jiwa entrepreneur yang bertanggung jawab dan memiliki semangat gotong royong untuk memecahkan masalah perekonomian di masa yang akan datang,” ujar Siti Aisyah

Dalam setiap kehadirannya, Siti Aisyah selalu mendapat sambutan meriah. Terlebih lagi, peraih gelar Doktor dari Universitas Padjadjaran merupakan Inisiator Koperasi Siswa di Jawa Barat,

Menurut Siti, dengan sosialisasi ini diharapkan generasi muda mampu menjadi harapan perekonomian di masa mendatang melalui koperasi siswa.

“Dengan koperasi ini, teman-teman dilatih bertanggung jawab dan memiliki semangat gotong royong untuk memecahkan masalah perekonomian di skala kecil, hingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian rakyat di masa mendatang dengan skala yang lebih besar,” ujar Siti dalam paparannya kepada para siswa

Siti Aisyah sekaligus sebagai pemateri memberikan motivasi dalam mengembangkan potensi kewirausahawan yang menciptakan siswa yang mandiri seauai lulus sekolah.”Saya ingin seperti rekan-rekan SMK yang masih usianya 17 tahun semuanya, 17 tahun nggak guru-gurunya tuh nggak apa-apa siswanya,” canda Siti.

Ia pun mengapresiasi hadirnya koperasi siswa dan menyarankan agar koperasi dapat menjadi sebuah tempat berkumpul yang lebih kekinian.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji mengatakan program ini salah satu bentuk kolaborasi antar instansi yakni antara pihaknya dengan dinas pendidikan, DPRD provinsi, berikut sekolah itu sendiri. Program ini disebut juga sebagai inovasi sesuai visi Jabar Juara Lahir Batin.

“Maksud tujuan pelaksanaan adalah re-branding koperasi. Jadi koperasi selama ini barangkali dikelola oleh kaum agak sepuh, kami mencoba bekerjasama dengan anggota DPRD Provinsi dan pemerintah bahwa sudah saatnya koperasi itu muncul dari kalangan generasi muda, kaum milenial,” kata Kusmana dalam sambutan.

Lebih jauh dia mengatakan sebagaimana undang-undang perkoperasian nomor 25 tahun 1992 bahwa pemerintah harus menciptakan iklim ekonomi yang kondusif melalui koperasi, maka koperasi yang dikembangkan di lingkungan sekolah diharapkan mampu mencetak para wirausahawan yang baru, yang muda dan yang kreatif kedepannya.

“Jadi sudah saatnya kita berpikir bagaimana agar dunia koperasi ini kedepannya bisa mengembangkan bakat generasi muda guna menumbuhkan wirausahawan baru yang dihimpun lewat koperasi. Dengan begitu diharapkan generasi yang akan datang pertumbuhan ekonomi Jabar akan meningkat,” ucapnya.(yanso)

Pos terkait