Umat Hindu Kota Bekasi Rayakan Hari Nyepi di Islmic Center

  • Whatsapp

Bekasi – Ratusan umat hindu Kota Bekasi memperingati puncak hari raya nyepi tahun 1941 saka atau disebut sebagai Dharma Santi Nyepi di Aula KH Noer Ali, Islamic Center Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (31/3/2019).

Ketua panitia kegiatan, I Gede Dharmasraya mengungkapkan, dharma santi nyepi merupakan satu rangkaian penting dan sebagai penutup hari raya nyepi. Hari raya nyepi sendiri menurutnya dilaksanakan untuk menjaga keseimbangan hubungan antara tuhan, sesama, dan alam

“Hari raya nyepi juga diartikan hari kebersamaan dan kerukunan. Maka tema dharma santi nyepi sejalan dengan keinginan bersama agar pemilihan umum serentak 2019 bisa berlangsung aman dan damai yakni kita rajut kebersamaan, kedamaian, kesejahteraan demi kesuksesan Pesta Demokrasi 2019,” kata I Gede.

Dia mengatakan, sebagai umat hindu ingin agar bisa menjalin kebersamaan menjaga kedamaian di setiap momentum kemasyarakatan. Dia pun mengapresiasi fasilitas Islamic Center dapat dipergunakan pihaknya. Tanda keragaman dan toleransi tumbuh kuat di Kota Bekasi.

“Sangat berterima kasih, kami panitia dan umat Hindu Kota Bekasi atas diperkenankannya menggunakan Islamic Center. Kami berdoa agar Kota Bekasi bisa menjadi kota paling rukun se-Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono mengatakan, kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan menjalin kebersamaan umat hindu. Dia mengapresiasi kekompakan umat Hindu dalam kegiatan keagamaan dan peran sertanya menjaga kerukunan umat di Kota Bekasi.

“Budaya Bali juga tidak lepas dari Kota Bekasi yang heterogen. Bahkan dalam kegiatan ulang tahun Kota Bekasi diisi dengan kegiatan budaya. Saya berharap budaya Bali juga harus tumbuh dan berkembang dan memberikan warna bagi masyarakat kota Bekasi,” kata Tri.

Tri juga mengamini agar kegiatan hari nyepi pada tahun mendatang berkaitan dengan hubungan kecintaan alam dan air bisa digelar di Kali Bekasi.

Menurutnya Kali Bekasi mempunyai filosofi kuat tentang perjalanan hidup, sehingga kegiatan nyepi tahun depan di Kali Bekasi sangat diharapkan terlaksana.

“Mengingat Kali Bekasi sumber airnya berasal dari dua aliran Kali Cikeas dan Kali Cileungsi lalu menyatu menjadi Kali Bekasi dan akhirnya tetap bermuara ke laut,” ujarnya. (norton). 

Pos terkait