TKN dan Relawan Teken Petisi Dukungan Untuk Jokowi-Ma’ruf

  • Whatsapp

Bekasi -Ribuan lebih warga perumahan dan pemukiman sekitar Kota Bekasi membubuhkan tanda tangan di sebuah kain putih besar sebagai sebuah petisi dukungan terhadap Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Salah satu yang ikut membubuhkan tanda tangan adalah Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto.

Kain berukuran sekitar 30 meter persegi itu digantung dengan sebuah tali ke beberapa pohon di arena lapangan Perumahan Kemang Pratama Bekasi.

Di arena itu pula sedang dilakukan acara kampanye akbar relawan perumahan dan pemukiman di Kota Bekasi, Minggu (31/3/2019), yang dihadiri Hasto. Di acara itu, perwakilan parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Kota Bekasi ikut hadir berbaur dengan para peserta.

“Ini ada petisi dukungan dari warga perumahan Kemang Pratama Bekasi dan sekitarnya untuk memberi dukungan kepada Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin,” kata Hasto kepada wartawan usai ikut membubuhkan tanda tangan.

Menurut Hasto, pihaknya mengapresiasi semangat warga Kota Bekasi yang pada 2014 turut berandil pada kemenangan Jokowi.

“Kami datang di sini, bersama seluruh caleg dari parpol KIK. Dengan adanya kebersamaan ini, kami percaya kekuatan Pak Jokowi akan mampu membentuk pemerintahan yang efektif serta solid menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa,” kata Hasto.

Kampanye itu sendiri digelar dengan penuh kegembiraan. Sebuah panggung diletakkan di pojokan lapangan, dimana pentas tari dan bernyanyi dilakukan.

Kepada peserta kampanye, Hasto meminta para bapak dan ibu yang hadir untuk terus bergerak mendatangi rumah rakyat menyampaikan salam dari Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kita sampaikan jangan golput. Kita sering menuntut sanitasi yang baik, kesehatan yang baik. Kita sering meminta dan menuntut sistem transportasi dan pelayanan yang baik. Kalau kita sebagai warga negara sering menuntut hak kita, maka jangan lupa tanggung jawab dan kewajiban kita untuk mencoblos,” kata Hasto.

“Sekali lagi jangan lupa 17 april 2019 mencoblos dengan mengenakan baju putih sebagai simbol poltik bersih, berkeadaban, turun ke bawah, sebagai simbol pembangunan sumber daya manusia,” tambahnya. (norton).

Pos terkait