oleh

Dari Tersangka Penipu Ini Disita Puluhan BPKB Bodong

Bekasi – Polsek Bekasi Kota meringkus empat pemuda lantaran melakukan aksi penipuan yang merugikan perusahaan jasa peminjaman uang di Bekasi.

Kapolsek Bekasi Kota Kompol Parjana mengatakan, keempat pelaku yakni Nofiyardi (28), Iman Muchdi (27), Dwi Cahyono (23), dan M. Rio Sani (21), keempatnya merupakan karyawan perusahaan yang menjadi korban penipuan tersebut.

“Jadi keempatnya ini bekerja sama menipu perusahaan jasa peminjaman uang tempat mereka bekerja,” kata Parjana di Mapolsek Bekasi Kota, Selasa, (29/1/2019).

Mereka dapat dengan mudah membuat nasabah fiktif karena mereka ini karyawan yang memverifikasi jika ada nasabah yang mau melakukan pinjaman,” jelas dia.

Praktik penipuan ini terbongkar ketika pihak perusahaan melakukan audit dan mendapati 35 nasabah fiktif yang dibuat para tersangka.

Karena itu perusahaan langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsek Bekasi Kota.

Adapun total kerugian yang diderita perusahaan jasa peminjaman uang mencapai Rp 314 juta, dengan bermodalkan BPKB bodong, tersangka dapat mengajukan peminjaman mencapai Rp 5 juta-10 Juta.

“Besaran uang yang bisa dicairkan tergantung kondisi Tahun BPKB itu, kalau tahun muda uang pinjaman semakin besar, beli BPKB lewat online ini hargnya Rp 1 juta-2 juta,” kata salah satu tersangka saat diwawancarai wartawan.

Tersangka mengaku baru menjalankan praktik penipuan selama tiga bulan terakhir. Agar praktik curangnya itu tidak mudah diketahui, tersangka membayar angsuran peminjaman uang selam tiga bulan awal, sedangkan seterusnya angsuran tidak dilanjutkan.

Akibat perbuatannya, para tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Bekasi Kota, mereka dijerat dengan pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara dan pasal 373 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan ancamannya hukuman maksimal lima tahun. (norton). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed