oleh

Diduga, Pabrik di Bekasi Utara Nekat Beroperasi Tanpa Izin

Bekasi – Diduga, PT IGL, pabrik pembuatan pintu yang berlokasi di Kelurahan Teluk Pucung Kecamatan Bekasi Utara nekat beroperasi selama betahun tahun tanpa mengantongi izin.

Ketika dikonfirmasi kepada pihak managemen PT IGL Ah Yong pada Jumat, (4/01/2019), dirinya enggan mau menjawab tudingan tersebut.”

“Sudah diurus sama orang dinas, ” ucap Ah Yong kesal sembari pergi meninggalkan wartawan.

Juga diakui Ah Yong bahwa, selain belum terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Tenaga Kerja, pabrik yang memperkerjakan sebanyak 60 karyawan ini juga mendapat upah sebesar 100 ribu per harinya

“Kita lebih tinggi kog dari Tangerang yang hanya 70 ribu rupiah per harinya. Dan upah mereka, kita berikan dua minggu sekali, ” ungkapnya.

Ditanya soal tanggungjawab pihak pabrik jika ada karyawan yang sakit, ia pun mengatakan, pihaknya tetap akan bertanggungjawab terhadap semua biaya pengobatan karyawan.

“Biasanya, kita hanya tanggung setengahnya yakni 50 persen saja. sebab mereka juga sudah ada yang daftar BPJS Tenaga Kerja,” pungkasnya.

Ironisnya lagi, dari pantauan dilapangan, meski sudah beroperasi bertahun-tahun, tampak tidak ada plang atau papan nama yang tertera dilokasi pabrik. (norton).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed