oleh

Wali Kota Rahmat Effendi Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Disabilitas di SDN Marga Jaya Bekasi

Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meninjau lokasi pembangunan sekolah penyandang disabilitas di SD Negeri Margajaya Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (4/12/2018).

Saat melakukan peninjauan, walikota didampingi Kepala Dinas Pendidikan Ali Fauzie, Kepala Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Dadang Ginajar dan Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi Dinar Faizal Badar.

Rencana pembangunan sekolah penyandang disabilitas ini muncul saat peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2018 yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Summarecon Mal Bekasi, Senin (3/12/2018).

Usai peringatan HDI, aliKota yang akrab disapa Pepen langsung meninjau lokasi rencana pembangunan sekolah khusus para penyandang disabilitas di Kota Bekasi sekaligus akan menyiapkan fasilitas agar para penyandang disabilitas bisa lebih kreatif.

“SD Margajaya III kita jadikan merger dari beberapa SD Margajaya. Bekas SD Margajaya I, IV dan V kita jadikan SMP yang terdapat 24 RKB dengan kemungkinan menampung kurang lebih 400 siswa, dan sebelahnya akan dibuat sekolah disabilitas kurang lebih ada 6 RKB. Kemungkinan nanti diperuntukan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dengan luas lahan 38×31 meter. Anggaran yang dialokasikan kurang lebih 2 sampai 3 miliar rupiah,” kata Pepen.

Menurut dia, karena sekolah khusus maka fasilitasnya juga harus khusus, seperti tangga ataupun klosetnya juga khusus karena diperuntukkan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus.

“Jadi ini digagas pada saat pak Jokowi kemaren hadir di Kota Bekasi. Kita baru sadar ternyata banyak anak-anak kita yang butuh sekolah khusus. Sebenarnya itu juga tercetus sebagai salah satu janji kampanye, jadi sekarang saya realisasikan,” lanjut Pepen.

Dengan adanya sekolah yang diperuntukan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus ini, kata dia, diharapkan semua anak-anak di Kota Bekasi mendapatkan hak yang sama dalam bidang pendidikan, sekaligus sebagai salah satu perwujudan dari Visi dan Misi Kota Bekasi yaitu Cerdas.

Dia melanjutkan, dalam satu wilayah nantinya terdapat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Juga sekolahan disabilitas, harapan kedepannya juga agar dijaga kebersamaannya tidak boleh saling berebut ini wilayah SD, wilayah SMP ataupun wilayah sekolahan disabilitas, semuanya itu mempunyai hak dan kedudukan yang sama. (hms/norton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.