oleh

KPUD Bekasi Akan Mendata Penyandang Disabilitas Mental Untuk Pemilu 2019 

Cikarang – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi mengungkapkan, penyandang disabilitas mental di Kabupaten Bekasi memiliki hak suara di Pemilu 2019. Namun tidak seluruhnya terdata sebagai pemilih jika tidak memenuhi syarat.

“Bisa. Asalkan memenuhi syarat administrasi. Kecuali ada surat keterangan dokter bahwa yang bersangkutan terganggu jiwanya dan sulit menyalurkan hak suaranya,” kata Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin

Jajang mengatakan, penyandang disabilitas mental akan didata sebagai pemilih jika memenuhi syarat. Yakni memiliki e-KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Itu berdasarkan Surat KPU RI Nomor 1.401 perihal pendaftaran pemilih bagi penyandang disabilitas grahita/mental, tertanggal 13 November 2018,” katanya.

Untuk jumlahnya, KPU Kabupaten Bekasi belum bisa memastikan. Karena hingga saat ini masih dalam tahap proses pendataan oleh PPK.

Pendataan pemilih dari penyandang disabilitas ini akan menyasar ke setiap rumah. Termasuk mengunjungi panti atau yayasan.

“Besok baru akan kami himpun data yang didapat PPK sebagai bagian dari data pemilih yang kita masukan ke DPTHP-2. Hari ini kita sedang komunikasi dengan Dinas Sosial untuk minta informasi juga,” ungkapnya. (rit).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.