oleh

Tersandung Hukum, Wali Kota Bekasi Diminta Segera Non Aktikan Camat Mardanih

Bekasi – Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polretro Bekasi Kota, namun hingga saat ini Camat Pondok Gede Mardanih masih aktif dan berkeliaran padahal berkas perkaranya tinggal hanya menunggu tahap P21.

Padahal, mengacu TAP MPR No.VIII/MPR/2001, Pegawai Negeri yang terlibat kasus hukum dapat ditindak secara administratif tanpa harus menunggu vonis pengadilan, artinya yang sedang menjabatpun harus turun kalau terlibat masalah hukum, termasuk pejabat yang masih berstatus tersangka.

“Memang, kalau menurut aturan harusnya begitu, namun meski demikian, nanti saya akan berkoordinasi dengan Wali bKota dan BKPPD,” pungkas Sekda Kota Bekasi Widodo Indrijantoro Selasa, (16/10/2018) menanggapi hal itu.

Terpisah, Ketua Umum LSM LINAP, Baskoro menyebutkan bahwa sebagai profesionalitas kerja aparatur sipil negara (ASN), Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi seharusnya menonaktifkan Camat Pondok Pede Mardani lantaran sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Tujuannya agar yang bersangkutan (Mardanih) bisa fokus dan berkonsentrasi menjalani proses hukum hingga ada putusan pengadilan.” ucap Baskoro di Jakarta menanggapi.

Selanjutnya, Ia juga mengatakan tujuan lain pemberhentian sementara tersebut agar program-program di Kecamatan tidak terganggu, karena Camat itu posisinya cukup penting. (simson).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed