Pemkot Bekasi Segel Tower Telekomunikasi Ilegal di Jstisampurna

  • Whatsapp

Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) melaksanakan Kegiatan penyegelan bangunan Tower Telekomunikasi di Kecamatan Pondok Melati dan Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis, (27/8/2018).

Penyegelan dilakukan berdasarkan keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 640/Kep.286-Distaru/V/2018 tentang Tim Penertiban dan Pembongkaran Bangunan yang melanggar Perizinan di Kota Bekasi.

Penyegelan pertama dilakukan di Jalan Angkim, RT 002/003 Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati dikarenakan Bangunan tersebut diketahui belum mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Tarmuji, Staf dari Distaru mengatakan bahwa penyegelan bangunan ini bukanlah hal segala-galanya, nanti ketika pemilik mengurus izinnya, maka segel akan kami cabut.

Selanjutnya, pihak Distaru kemudian melakukan penyegelan kedua tepatnya di Jalan Cempaka II BS 18 RT/RW 019/012, Perumahan Kranggan Permai, Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna.

“Kami menerima laporan warga sejak tahun 2011, bahwa ada pendirian Tower Base Transceiver Station (BTS) di lokasi pemukiman warga,” ujarnya dilokasi.

Menurutnya, penyegelan ini dilakukan lantaran pemilik Tower, Edi Supriyadi tidak mengurus perizinannya serta pendirian tower tersebut. Selain tak berizin, keberadaan tower ini juga dinilai sangat membahayakan warga sekitar.

Bangunan BTS yang telah berdiri selama 7 tahun ini, sebelumnya sudah diberikan surat teguran dari Pemda namun tidak ada tanggapan oleh pihak terkait.

‘Kami selaku pemerintah daerah sudah berupaya melakukan konsolidasi dengan pihak ketiga namun demikian mereka tetap tidak mengiindahkan.’ tandasnya

Akhirnya, Tim Penertiban dan Pembongkaran Bangunan langsung melakukan penyegelan dan memutus hubungan listrik di bangunan tersebut.

Turut hadir pada penyegelan ini diantaranya, Kepala Kecamatan Jatisampurna, Abu Hurairah, Bagian bHukum, TNI, Polri, Polisi Militer, Unsur kecamatan Pondok melati serta Dinas terkait lainnya. (norton)

Pos terkait