Bawaslu Kota Bekasi Hentikan Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Ketua DPC Partai Demokrat

  • Whatsapp
Spread the love

Foto. Ali Mahyail

Bekasi – Koordinator Devisi Pengawasan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi, Ali Mahyail mengemukakan, pihaknya tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran kampanye terselubung yang dilakukan oleh Ketua DPC Partai Demokrat, Ronny Hermawan terkait pembagian sembako kepada masyarakat di Kecamatan Bekasi Utara beberapa waktu lalu.

“Kita sudah hentikan penyelidikannya. Jadi masalah ini kita tutup,” kata Ali Rabu, (26/9/2018).

Dalam keterangannya, Ali mengatakan, Bawaslu Kota Bekasi telah melakukan penyelidikan serta pengkajian dari keterangan para saksi dan tidak menemukan adanya unsur pelanggaran kampanye.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap para saksi, terus kita melakukan pengkajian, dan dari hasil kajian kita, tidak memenuhi unsur pelanggaran, ” ujarnya.

Sebab, Kata Ali berdasar keterangan dari para saksi ada tiga kajian yang tidak memenuhi unsur pelanggaran kampanye dalam kegiatan bagi – bagi sembako di Kecamatan Bekasi Utara.

“Setelah kita melakukan rapat kajian, pertama kegiatan yang dilakukan itu belum masa kampanye. Kedua, setelah kita teliti ternyata sembako itu bukan milik dia semua. Ketiga, stiker yang kita temukan bukan buatan dia, itu buatan timnya tanpa sepengetahuan Ronny Hermawan, ” terangnya.

Lebih lanjut Ali Mahyail menjelaskan, berdasarkan klarifkasi dari saksi-saksi, pembagian sembako tersebut adalah kegiatan bagi-bagi sedekah dari Vihara Dharma Bakti untuk masyarakat yang ada diwilayah itu.

“Berdasar kajian kita, kegiatan itu merupakan kegiatan bagi-bagi sedekah Vihara pada bulan tertentu. Jadi ada sekelompok manula yang mengajukan, dan memang itu atas rekomendasi Ronny, ” tukasnya.

Dimana isi surat yang di lampirkan kepada seluruh para calon legislatif yang di ketahui melanggar peraturan, yang isinya sebagai berikut :

1. Sebagai warga negara yang taat hukum dan menghormati lembaga penyelenggara terbukti sudah memenuhi panggilan.

2. Berdasarkan hasil kajian dan berita acara Pleno Bawaslu Kota Bekasi pada tgl. 24 September 2018 memutuskan tidak terpenuhinya unsur unsur pasal yang disangkakan kepada terlapor sehingga Status Laporan / Temuan : DIHENTIKAN.

3. Memaafkan pihak yang melaporkan karena kita memahami ketidaktahuan pelapor dan memaafkan pemberitaan selama ini yang menyudutkan karena berbagai kepentingan.

4. Mari caleg dan kader Partai Demokrat Kota Bekasi terus semangat meraih hati rakyat dan terlibat nyata mengatasi kesulitan warga. (triadi).

Pos terkait