Penegak Hukum Diminta Ungkap Dugaan Penjualan Seragam Sekolah di Kota Bekasi 

  • Whatsapp

Bekasi – Sejumlah sekolah dasar di Bekasi Utara disinyalir menjual seragam sekolah kepada orangtua murid. Baju seragam itu dijual dengan harga bervatiatif.

Bahkan, kuat dugaan kepala UPTD Pendidikan Bekasi Utar ikut mendapat komisi atau fee dari kepala sekolah dari hasil penjualan seragam sekolah tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kepala UPTD Pendidikan Bekasi Utara, Yeni Suharyani membatah mendapatkan fee atau komisi dari penjualan seragam melalui kepala sekolah

“Di wilayah saya (Bekasi Utara), tidak ada kepala sekolah yang menjual seragam ke orang tua murid dengan harga mahal, saya bertanggung jawab, beritahu saya jika ada sekolah yang menjual seragam dengan harga mahal, saya akan panggil kepala sekolahnya.” pungkas Yeni usai ditemui pada Jumat, (10/8/2018) kemarin.

Bahkan, tantang Yeni, jika ada kepala sekolah yang menjual seragam dengan harga tinggi ke orangtua murid, dirinya akan memanggil kepala sekolah tersebut

“Jika ada sekolah yang menjual seragam dengan harga tinggi, saya akan panggil kepseknya,” kilah Yeni lagi.

Sementara, salah satu orang tua siswa di SD Negeri Perwira IV, sebut saja Helen mengaku membayar uang seragam sebesar 625 ribu yang terdiri dari baju batik, olahraga, muslim, dan rompi.

“Saya bayar untuk seragam seharga 625 ribu, kalau dibilang mahal ya memang mahal, tapi ya beginilah adanya. Misalkan aja seragam batik dihargai 100 ribu, mungkin kalo saya beli diluar bisa 40 ribu.” tuturnya.

Terpisah, Pemerhati Pendidikan, Baskoro menyesalkan pihak sekolah yang menjual seragam dengan harga tinggi karena hal itu dirasa sangat membabani orangtua murid.

“Harusnya, pihak terkait bertindak dan memanggil kepseknya, ” katanya usai dimintai tanggapan Rabu, (15/8/2018) di Jakarta.

Ia pun berharap, penegak hukum seperti kejaksaan segera mengusut adanya dugaan jual beli seragam di sejumlah sekolah dasar.” Penjualan seragam ini dapat dilaporkan agar terungkap, dan harus ada tindakan serius dari penegak hukum.” tegasnya. (simson).

Pos terkait