Irjen Pol Heru Winarko : Pelaksanaan Pembertasan Narkotika Tak Boleh Parsial

  • Whatsapp
Irjen Pol Heru Winarko
Irjen Pol Heru Winarko

Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menegaskan, pelaksanaan pemberantasan tak boleh parsial, koordinasi lintas daerah harus maksimal. Hal itu disampaikan Irjen Pol Heru Winarko saat pembukaan Rakernis Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana Narkotika di Hotel Mercure, Ancol, Senin, (06/08/18)

Ia mengatakan, dalam upaya pemberantasan narkoba, masing-masing daerah tidak boleh hanya berpikir parsial atau hanya berpikir tentang cakupan daerahnya saja, akan tetapi harus lebih meluas.

Oleh karena itulah peningkatan koordinasi dan kerjasama bidang pemberantasan antar daerah sangat diperlukan agar upaya pemberantasan jaringan narkoba bisa lebih maksimal.

Di hadapan 168 peserta rakernis yang datang dari seluruh BNNP dan BNNK se- Indonesia Irjen Pol Winarko mengatakan, selain bisa saling mengenal, rakernis ini juga bisa saling sharing informasi untuk kepentingan operasional dilapangan khususnya dalam pengungkapan kasus.

Terkait penanganan narkoba di daerah, Irjen Winarko juga mengingatkan harus sesuai amanat UU Narkotika. Ia meminta para Kabid dan Kasi Berantas agar lebih fokus pada sindikat jaringan bukan pemakai

Diharapkan, para Kabid Berantas antar daerah diharapkan mampu membangun jejaring yang lebih kuat agar bisa saling mendukung dalam pengungkapan kasus yang lebih besar skalanya “Bukan hanya level gram-graman tapi bisa kiloan atau bahkan ton-tonan.” ujarnya.

Selain menguatkan kerja sama secara internal, Heru juga berpesan kepada jajarannya di daerah agar senantiasa membangun komunikasi dan kerjasama yang solid dengan Polda setempat.

Narasumber yang turut hadir dalam pelaksanaan rapat adalah Hakim Agung dan Jampidum. Ia berharap para peserta rakernis agar  lebih proaktif untuk menimba pengetahuan terutama tentang hal pembuktian.

“Supaya hal tersebut bisa menjadi pencerahan dan acuan bagi kita.” imbuh Jenderal Bintang Tiga ini.

Ketika disinggung tentang permasalahan narkoba, Irjen Pol Heru menyampaikan bahwa setiap daerah memiliki persoalan demand narkoba yang berbeda. Dalam penanggulangan tindak pidana narkoba, semua bidang diharapkan saling bersinergi atau keroyokan karena dalam pelaksanaannya data yang diperoleh satu bidang bisa berguna untuk bidang yang lainnya.

Diakhir Sambutan, Heru kembali menegaskan agar dengan rakernis ini, masing- masing peserta bisa  lebih dekat, dan bertambah pengetahuannya sehingga bisa berkinerja lebih baik, serta mampu melakukan pengungkapan kasus yang lebih besar termasuk penerpan TPPU bagi para bandar, agar tidak leluasa lagi ketika menjalani pidananya di dalam Lapas.

Kegiatan rakernis yang digelar selama empat hari ini membawa tema “Melalui rakor pembinaan teknis bidang pemberantasan kita optimalkan sinergitas dan kesamaan persepsi dalam penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkoba”.

Irjen Pol Heru Winarko Kepada memberikan apresiasi kepada penyelenggara karena telah menggelar rapat teknis tentang penyelidikan dan penyidikan untuk kali pertama. “Diharapkan dalam kegiatan ini para peserta  bisa presentasi tentang apa yang sudah dikerjakan dan bisa saling  memberi masukan pungkasnya.” Imbuhnya (tya).

Pos terkait