DiskominfoTandi Ingatkan ASN Untuk Bijak Gunakan Medsos.

  • Whatsapp

Bekasi – Maraknya penyalahgunaan media sosial di indonesia, mulai dari Facebook, Whatsap, Instagram, dan lain-lain, untuk memecah belah agama, menjatuhkan harga diri orang lain, pencemaran nama baik.

“Saya ingatkan masyarakat khususnya para ASN harus bijak memainkan media sosial,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik Dinamika (DiskominfoTandi) Kota Bekasi Titi Masrifahati usai ditemui Rabu, (15/8/2018).

Disamping itu, Titi juga mengingatkan masyarakat terhadap Undang-undang Informasi Teknologi (ITE) nomor 8 tahun 2011 pasal 26 dan 35 mengenai perbuatan yang di larang seperti pengunggahan yang menyangkut data pribadi seseorang dan data tersebut bisa di umbar apabila di setujui oleh pemiliknya.

Masyarakat juga dilarang mendistribusikan atau menshare informasi yang melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan. dan pencemaran nama baik. Serta mengirimkan informasi elektronik yang menakut-nakuti secara pribadi atau berupa kata-kata ataupun gambaran kekerasan.

“Kemudian mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, menyembunyikan suatu informasi atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik, “misalnya websaite kita di hek di ubah, itu sebetulnya di ubah yang akhirnya masyarakat menjadi gempar.” jelasnya.

Selanjutnya kata Titi melakukan manipulasi penciptaan perubahan pembelaan, informasi dokumen elektronik dengan tujuan agar informasi dokumen elektronik tersebut di anggap seolah-olah data yang otentik.

Untuk hukuman ITE di kenakan ancaman hukuman penjara selama dua tahun tiga bulan dan denda 100 juta rupiah,

“Jadi di situ memang OPD dan Sekdis Jawa Barat menghimbau ASN di bawah binaannya untuk mengindahkan peraturan tersebut.” tuturnya. (triadi).

 

Pos terkait