Besok, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Simulasi Pengamanan Asian Games

  • Whatsapp

Bekasi – Besok, Polresta Metro Bekasi bersama instansi terkait Bekasi Kota akan menggelar simulasi kesiapan pengamanan dan pengawalan kepada para atlet Asian Games yang akan dilaksanakan di Stadion Patriot Chandrabaga Jumat, (3/7/2018).

Selain simulasi pengamana dan pengawalan atlet, Polres Metro Bekasi Kota juga akan melaksanakan simulasi lalu lintas untuk Asian Games.

Bacaan Lainnya

Menurut Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Indarto, simulasi ini berlaku hanya untuk semua pertandingan. Skenario yang akan dipilih mulai dari yang ringan hingga skenario (simulasi) yang terberat.

Seperti contoh, skenario penanganan bom, dimana skenario ini berkaitan dengan resiko terburuk yang akan dirasakan saat pertandingan berlangsung.

“Kita tidak inginkan resiko buruk terjadi, tapi kita harus lakukan simulasi untuk persiapan petugas pengamanan kita apabila resiko tersebut terjadi,” ujar Indarto.

Indarto mengatakan, ada enam skenario yang akan dilaksanakan dalam simulasi ini seperti, simulasi pengamanan dan pengawalan jalan. simusi pengamanan antrian tiket, simulasi pengamanan suporter yang masuk kedalam lapangan, simulasi pengamanan penonton yang mengganggu pertandingan dengan menggunakan laser, simulasi pengamanan penonton yang mencoba masuk paksa dengan tidak menggunakan tiket dan yang terakhir adalah simulasi pengamanan ledakan bom.

Gladeresik yang akan dilaksanakan besok akan melibatkan beberapa instasi terkait diantaranya, Dinas Kesehatan, Brimob, TNI, Dinas Perhubungan, Damkar, dan Satpol PP. Sedsngkan untuk personil Polres Metro Bekasi Kota akan mengerahkan 500 Personil yang akan terlibat.

“Besok kita dari kepolisian akan melibatkan 300 personil dan juga kendaraan-kendaraan besar seperti, rantis 1, Damkar, ambulance, termasuk kendaraan TNI. Untuk TNI juga akan kita libatkan tapi sifatnya cadangan. Nanti kita gunakan kalau ada kotigensi seperti Bom,” ujarnya.

Sedangkan untuk kerawanan yang paling mungkin terjadi kata Indiarto adalah masalah kemacetan. Untuk itu ia meminta kepada masyarakat untuk men berharap bisa melihat jadwal pertandingan.

Indarto berharap dapat melihat jadwal pertandingan. Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk menghindari jalan protokol seperti Jalan Ahmad Yani dan Sumaarecon.

Himbauan lainnya adalalah, apabila masyarakat tidak memiliki tiket ataupun terlambat agar menonton pertandingan secara langsung di televisi atau di rumah masing-masing, karena di pastikan pintu gerbang stadion lewat satu menit akan di tutup dan tidak diadakan nonton bersama.

Indarto juga berharap kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban Kota Bekasi karena tamu yang akan datang satu kontingan bawa 50 orang, belum berikut suporter, akan banyak orang asing.

“Jadi mari kita layani dengan baik, jaga ketertiban, yang biasanya kita ngamen-ngamen, yah jangan ngamen-ngamen lah, yang biasanya ada pak ogah di depan pintu stadion kita akan tindak, kemarin kami sudah tindak pak ogah, kumpulan anak punk, kita tindak untuk memastikan Kota Bekasi kita nyaman, aman, tertib, sehingga orang asing akan menceritakan hal-hal yang positif tentang indonesia, tentang Bekasi, tutupnya. (triadi).

Pos terkait