DPRD Kecewa Penunjukan Plh Sekda Oleh Pj Walikota Bekasi

  • Whatsapp
foto. Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai

Bekasi – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Tumai, mengaku kecewa dengan langkah yang dilakukan oleh Pj Walikota Bekasi, Ruddy Gandakusumah yang melakukan penunjukan Penjabat Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi tanpa melibatkan pihaknya.

Dengan tegas, Tumai mengatakan bahwa selaku ketua DPRD Kota Bekasi, dirinya sama sekali tidak mengetahui Sekda Kota Bekasi, Rayendra Sukarmatdji telah pensiun sejak Rabu (1/8/2018) kemarin.

“Saya sendiri masih bingung kenapa beliau (Pj Walikota) melakukan penunjukan Plh Sekda, saya tidak tahu kalau Sekda sudah pensiun sejak kemarin,” kata Tumai saat hendak pulang dari kantor DPRD Kota Bekasi, di Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (2/8/2018).

Dirinya juga mengatakan bahwa Pj Walikota Bekasi sama sekali tidak memberitahukan atau melibatkan pihaknya dalam melakukan penunjukan Plh Sekda Kota Bekasi yang dikabarkan diberikan kepada Asisten Daerah (Asda) III Pemkot Bekasi, Dadang Hidayat.

“Saya tidak tahu itu semua, justru saya mengetahui semua itu dari pemberitaan teman-teman media”, terang Tumai.

“Saya juga bingung, apakah beliau (Pj) ini tidak tahu atauran pemerintahan atau bagaimana,” lanjut Tumai.

Sebelumnya, Pj Walikota Bekasi, Ruddy Gandakusumah menunjuk Asda III Pemkot Bekasi untuk mengisi bangku yang ditinggalkan oleh Sekda sebelumnya yang pensiun.

“Ya, sudah (ada) penunjukan, suratnya juga sudah saya tandatangi. Yang pasti (orangnya) yang bisa membantu saya bekerja,” kata Ruddy usai menghadiri acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, di Gedung Serbaguna Al Muhajizirien, Jalan Cut Mutia, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (1/8/2018) kemarin.

Sebagai informasi, sejak hari Rabu (1/8//2018) kemarin, Sekda Kota Bekasi, Rayendar Sukarmatdji telah menanggalkan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN)nya karena pensiun.

READ  Kepsek SMPN 22 Bekasi Bakal Jargonkan Pembentukan Karakter Peserta Didik Melalui Keagamaan

Sedianya pengganti posisi Sekda Kota Bekasi sudah harus diusulkan oleh kepala Daerah yang bersangkutan kepada Gubernur minimal sebulan sebelum Sekda yang menjabat pensiun atau bebas tugas, namun hal tersebut tidak dilakukan oleh Pj Walikota Bekasi, sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Kota Bekasi. (ADV).

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.