Tingkatkan Kinerja Aparatur, BKPPD Kota Bekasi Adakan Pembinaan di Kecamatan Bekasi Selatan.

  • Whatsapp

Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi melalui BKPPD (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah) mengadakan kegiatan pembinaan kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) dan Non ASN di lingkup Kecamatan Bekasi Selatan beserta jajaran kelurahan se kecamatan Bekasi Selatan yang dilaksanakan di gedung PGRI, Kamis ( 31/5) . tampak diantara para peserta dalam pembinaan tersebut camat Bekasi Selatan dan sekretaris kecamatan Bekasi Selatan.

Kepala BKPPD, Reny Hendrawati memaparkan, bahwa dirinya menitikberatkan pembinaan tersebut terhadap tiga unsur utama dari penilaian kinerja yaitu disiplin, produktivitas, dan sikap kerja seperti tertuang pada Persaturan Walikota Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Penilaian Kinerja di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, tiga poin tersebut menjadi aspek penilaian dan indikator serta ukuran keberhasilan dari PNS dan Non PNS.

Muat Lebih

“Untuk disiplin kerja degan indikator perilaku diantaranya mengikuti apel pagi, menggunakan atribut pakaian dinas, tingkat kehadiran kerja, serta jam masuk dan pulang kerja harus sesuai aturan yang berlaku. Sedangkan sikap kerja dengan indikator perilaku meliputi integritas, loyalitas, kerjasama, inisiatif, tanggung jawab, dan orientasi dalam pelayanan.” ucapnya

Selain itu, Reny menegaskan untuk produktivitas dalam menjalankan pekerjaan harus sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur), memiliki uraian tugas, pencapaian target kerja mingguan, jumlah penyelesaian pekerjaan triwulan, jumlah penyelesaian pekerjaan tepat waktu dan laporan bulanan per triwulan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga dijelaskan tentang Peraturan Walikota Nomor 42 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pembinaan TKK di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, didalamnya mencakup penghasilan, pakaian dinas, kewajiban-kewajiban, larangan-larangan, hak-hak, izin dan cuti, hukuman disiplin sampai kepada pemberhentian kerja terhadap TKK.

Menurutnya, adapun pemberhentian dapat dilakukan yakni atas permintaan sendiri, meninggal dunia, tidak cakap dalam menjalankan tugas, dijatuhi hukuman disiplin, mencemarkan nama baik pemerintah daerah, telah mencapai batas usia 58 tahun, dan kondisi keuangan daerah.

“Untuk pemberhentian yang disebabkan hukuman disiplin apabila TKK tidak mengikuti apel pagi tanpa keterangan yang sah yang dihitung secara kumulatif 16 kali, atau tidak melaksanakan tugas tanpa keterangan yang sah yang dihitung secara kumulatif 12 kali, salah satu dari itu maka dapat dijatuhi hukuman disiplin yaitu pemberhentian secara sepihak oleh Pemerintah Kota Bekasi.” Jelasnya.

Tidak hanya itu, TKK juga dibekali dengan wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh kepala BKPPD, mulai dari atribut negara dengan undang-undangnya hingga terbentuknya Kota Bekasi, mencakup sejarah Kota Bekasi dan para walikotanya, dari kota administratif hingga kepemimpinan Dr. Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu.

Sementara, Kepala Bidang Penilaian Kinerja aparatur BKPP, Widy Tiawarman menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan di 12 Kecamatan sekota Bekasi . “Kegiatan di kecamatan jatiasih ini merupakan kegiatan yang ke Sembilan, adapun peserta terdiri dari aparatur Kecamatan dan jajaran kelurahan se Kecamatan Bekasi Selatan.” Ucapnya. (ADV)

Pos terkait