Kejari Geledah Rumah Dan Kantor Kades Karang Asih. Diduga Korupsi Rp1,5 Miliar

  • Whatsapp

foto. Kejari sita dokumen kades Karang Asih

Cikarang – Kejaksaan Negeri (KEJARI) Kabupaten Bekasi menggeledah rumah Kepala Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Asep Mulyana, Rabu, (23/5/2018).

Muat Lebih

Selain terkait dana desa, Kades Asep pun diduga terlibat dalam sejumlah kasus penyimpangan anggaran dan kegiatan fiktif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Asep diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun 2016 dengan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar. Kasus tersebut yang membuat kediamannya digeledah.

“Ya benar tadi sudah ke sana (rumah Asep), dan menggeledah, serta membawa beberapa dokumen yang ada,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Haerdin.

Selain itu, Asep pun rupanya terlibat dalam sejumlah kasus lainnya, seperti anggaran pembangunan irigasi pemasangan dekker (jembatan saluran) sebesar Rp 50 juta yang diduga fiktif.

Kemudian, anggaran pembinaan kerukunan umat beragama yang dalam laporan pertanggungjawaban Kepala Desa dilaksanakan sebanyak dua kali. Tapi, kegiatan tersebut sama sekali tidak pernah dilaksanakan dengan anggarannya sebesar kurang lebih Rp 90 Juta.

Tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi mengamankan barang bukti dari Kantor Desa Karang Asih Kabupaten Bekasi. Tidak cukup di situ, Asep pun diduga terlibat dalam sejumlah penyimpangan anggaran lainnya. Di antaranya kegiatan pembinaan organisasi perempuan, kegiatan pemberdayaan kebersihan dan keindahan lingkungan, kegiatan pembinaan keamanan.

Kemudian kegiatan pembangunan jalan desa (jaling), kegiatan pembangunan sarana dan prasarana fisik kantor, kegiatan pembangunan sarana air bersih, serta kegiatan penyusunan APBDES dan pertanggungjawabannya.

Sementara itu, terkait penggeledahan kediamannya, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kabupaten Bekasi, Angga Dhielayaksa menyatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen pendukung.

READ  Rebutan Pacar dan Cinta Segitiga Jadi Pemicu Dua Siswa SMP dan SMK Adu Jotos

“Barang buktinya yang berhubungan terkait dengan korupsi yang berkaitan dengan kepala desa. Ada banyak dokumen yang diamankan, saya tidak bisa sebutkan satu per satu. Tapi ada dokumen,” ungkapnya.

Dengan penggeledahan tersebut, Angga menegaskan bahwa status dugaan korupsi ini telah meningkat menjadi penyidik (norton)

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.