Kasus Penyerobotan Tanah Warga Bekasi Oleh PT. PP (Persero) TBK Akan Dibawa Ke Istana

Samsul (kanan)/foto/ist

Bekasi – Samsul (46) salah satu ahli waris Achmad Zubaedy selaku pemilik tanah seluas 43.120 meter persegi yang berlokasi di Kelurahan Pekayon Kecamatan Bekasi Selatan akan membawa persoalan kasus sengketa tanah ke Presiden Joko Widodo

“Rencananya, kita akan lakukan aksi demo ke Istana untuk meminta keadilan atas penyerobotan tanah oleh PT PP (Persero) TBK,” ujar Samsul ketika diwawancara pada Minggu, (22/4/2018)

Menurutnya, hal ini ia lakukan karena secara hukum, Achmad Zubaedy sudah ditetapkan oleh pengadilan sampai Mahkamah Agung (MA) selaku pemilik sah atas tanah seluas 43.120M2 itu. Namun hal ini diklaim oleh PT. Pembangunan Perumahan (PT PP) Persero TBK yang juga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

“Karena merasa tidak puas atas keputusan itu, mereka (PT. PP) pun  mengajukan banding kasasi. Baik itu tingkat PN Bekasi sampai tingkat MA namun putusan itu tetap menyatakan Achmad Zubaedy dinyatakan sebagai pihak pemenang,” paparnya

Diceritakanya, keputusan ini mulai tahun 2014. di tahun 2014 sebelumnya, tanah ini sudah berperkara. Harusnya, Pemkot Kota Bekasi tidak boleh mengeluarkan izin lantaran tanah itu masih berperkara

“Pemda itu tergugat, tapi kok tetap aja memberikan izin pembangunan. Berarti ada sesuatu yang jadi tanda kutip, ” katanya heran

Bahkan kata dia, menurut perintah pengadilan, PT PP harus mengembalikan sartifikat milik Achmad Zubaedy selaku pemilik yang sah. Tapi ironisnya Pemda sampai saat ini belum berkoordinasi dengan Achmad Zubaedy. “Berarti proses hukumnya ini sudah incracht dan benar.” Ucapnya

Namun sayangnya, Pemkot Bekasi sampai saat ini belum menanyakan tentang putusan itu. karena sampai hari ini, Zubaedy selaku pemilik yang sah belum juga dipanggil oleh Pemkot padahal dia, sudah mendapat incracht dari Mahkamah Agung (MA).”Dan sampai detik ini tidak ada lagi kesepakatan hukum lain oleh pihak legion,” sebut dia

Ia berharap seharusnya terkait hal ini, Pemkot Bekasi memberikan perlindungan kepada masyarakatnya. Tak hanya itu, Samsul juga meminta keberanian Pemda untuk mengungkap hal ini. Sebab sampai saat ini, Zubaedy merasa tertindas namun Pemkot Bekasi belum bisa memediasikannya

Sementara, pemilik sudah menyurati pihak Polres Metro Bekasi dan Pemda untuk menanggapi penyerobotan tanah warga bahkan sampai detik ini belum ada jawaban.”Jadi yang kita sayangkan bahwa sampai detik ini Pemda Bekasi tidak ada merespon,” tutupnya

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak PT PP Persero TBK terkait hal ini. (norton)

 

Pos terkait