Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Dilaporkan Ke Krimsus Polda Metro Jaya

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.com Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Indonesia Bersatu melaporkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi ke Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan nomor surat: 210/LP/DPP-RIB/IV/2018

“Kita laporkan terkait dugaan korupsi pada kegiatan saluran air di Mustika Sari tahun 2015 sebesar Rp  2.330.629.000.00,” kata Seketaris Umum RIB, Saut Nainggolan pada Selasa, (10/4/2018)

Dikatakannya, dalam surat laporan Rakyat Indonesia Berdaya (RIB) menjelaskan surat perjanjian nomor : 602.1/11-DISBIMARTA/SP/II-60 pertanggal 8 juni 2015 yang bertanggung jawab terlaksananya kegiatan tersebut dengan baik sesuai dengan kontrak adalah Boy Tulus Manihuruk sebagai Direktur Cv. Construeren Ovortroeven selaku penyedia, sedangkan Dicky Irawan, ST, MT selaku pejabat pembuat komitmen (PPK)

Masih kata Saut, pembayaran dari hasil pekerjaan tersebut telah dibayar mencapai 98,74 persen dari nilai kontrak yang tidak sesuai dengan fakta ( volume) dilapangan, berpotensi menimbulkan kerugian keuangan Negara, artinya PPK tidak melakukan pengendalian kontrak dengan benar.

“Hal tersebut melanggar pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang  No. 20 Tahun 2001 tentang tindakan pidana korupsi yang menyebutkan, “perbuatan tidak harus sudah nyata-nyata menimbulkan kerugian keuangan Negara, tetapi cukup apabila perbuatan tersebut berapotensi atau dapat menimbulkan kerugian keuangan Negara, maka unsur pidana telah terpenuhi,” ucap Saut.

Sementara saat dikonfirmasi terkait pungsi inspektorat Kota Bekasi terkait kegiatan tersebut Sekum RIB Saut Nainggolan mengatakan bahwa inspektorat tidak berfungsi.

“Lebih baik mamakai daster saja lah mereka, karna tidak menjalakan tupoksinya yang sudah ditetapkan dalam undang-undang, buat apa ada mereka,” ucap Saut geram

Namun sayangnya ketika dicoba dikonfirmasi ke PLT Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Arief Maulana tidak berada ditempat. Begitu dengan Dicky Iriawan selaku PPK juga tidak berada ditempat (norton)

 

Pos terkait