Dugaan Korupsi,Tiga Proyek Fly Over Bantuan DKI Dilaporkan ke Kejaksaan

  • Whatsapp

Bekasi – Center for Budget Analysis (CBA) dan Kajian dan Analisa Keterbukaan Informasi Publik (KAKI Publik) melaporkan dugaan korupsi proyek pembangunan flyover ke Kejaksaan Negeri(Kejari) Kota Bekasi.

Sekretaris CBA, Jajang Nurjaman mengatakan, tiga proyek tersebut di bawah tanggung jawab kelompok kerja B Barang/Jasa Bagian Fasilitasi Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Bekasi Tahun Anggaran 2018

Ketiga proyek itu diantaranya, pembangunan Flyover Cipendawa bersumber dari bantuan DKI Jakarta. Untuk Jasa Konsultansi menghabiskan anggaran sebesar Rp721.772.000. Untuk konstruksi  sebesar Rp91.819.350.000. Pemenang PT. Modern Widya Tehnical Graha Multi Modern beralamat di Jl. Cikini Raya No. 44 – Jakarta Pusat.

Pembangunan Flyover Rawa Panjang bersumber dari bantuan untuk Jasa Konsultansi menghabiskan anggaran sebesar Rp721.772.000. Untuk konstruksi  sebesar Rp78.051.670.000. Pemenang PT. Intan Cipta Perdana beralamat di Gd graha mustika ratu Lt.5-505 Jl. Jend. Gatot subroto kav.74-75 – Jakarta Selatan.

Pembangunan Flyover Rawa Panjang dari Bantuan DKI. untuk Jasa Konsultansi menghabiskan anggaran sebesar Rp651.766.000. Sedangkan untuk konstruksi sebesar Rp 25.219.500.000 yang dimenangkan oleh PT. Putra Nanggroe Aceh beralamat di Gampong Dayah Baro Kecamatan. Krueng Sabee – Aceh Jaya Kabupaten Aceh.

“Jadi, secara keseluruhan ketiga proyek di atas, untuk (jasa konsultansu dan konstruksi) dari anggaran yang disiapkan sebesar Rp211.441.025.000. Anggaran yang dihabiskan sebesar Rp197.185.830.000.” kata Jajqng dalam rilisnya Senin, (16/4/2018)

Center for Budget Analysis menemukan kejanggalan dalam proses lelang 3 proyek di atas, Pertama ada dugaan lelang tidak normal. Terindikasi dugaan pengaturan yang terlihat dari persyaratan kualifikasi guna memenangkan perusahaan tertentu.

Hal ini sama saja Pemkot Bekasi “mengunci” dalam persyaratan agar perusahaan tertentu memenangkan lelang. Dan kuncian tersebut adalah sebagai berikut

READ  Logistik Surat Suara di Kecamatan Bekasi Utara Sementara Dipindahkan ke Aula PGRI 

“Bagi perusahaan yang tidak menyampaikan pengalaman pengadaan dan pemasangan gelagar pracetak panjang minimal 40 – 50 meter selama kurun waktu 10 tahun terakhir, maka dinyatakan gugur”.

Untuk saat ini pihak Pemkot Bekasi sudah menetapkan pemenang 3 proyek di atas, dalam proses lelang sendiri CBA menemukan kejanggalan lain. Dimana perusahaan yang menang nilai kontraknya sangat tidak wajar (terlalu mahal), sedangkan perusahaan dengan tawaran harga murah justru digugurkan.

“Misalnya dalam proyek Pembangunan Flyover Cipendawa dimenangkan oleh PT. Modern Widya Tehnical Graha Multi Modern dengan tawaran sebesar Rp91.819.350.000. Padahal ada tawaran yang lebih ekonomis senilai Rp83.076.401.000 dari PT. Multi Structure. Selisihnya cukup jauh sebesar Rp 8,7 miliar,” paparnya

Bahkan untuk ketiga proyek di atas, CBA menghitung ada potensi kebocoran anggaran sebesar Rp 30,2 miliar. Hal ini disebabkan nilai proyek yang disepakati Pemda Kota Bekasi dengan pemenang proyek amat mahal, dan mengesampingkan tawaran yang lebih ekonomis.

Selain itu, CBA juga menemukan, Proyek Jasa Konsultansi Perencanaan teknis yang dimenangkan oleh satu perusahaan yang sama yakni PT. Nusantara Citra Konsultan beralamat di Jl. Purwakarta 39 Antapani Kota Bandung Jawa Barat

Proyek ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan. Berikut rinciannya sebagai berikut
Jasa Konsultansi Perencanaan Teknis Lanjutan Rehabilitasi Lembaga Pemasyarakatan Bulak Kapal Bekasi Tahun Anggaran 2017, dana yang dihabiskan sebesar Rp1.794.732.500.

Perencanaan DED Pembangunan Gedung Dinas Perhubungan Kota Bekasi Tahun Anggaran 2016, dana yang dihabiskan sebesar Rp227.000.000. Perencanaan DED Pembangunan Gedung Teknis Bersama 8 Lantai Tahun Anggaran 2016, dana yang dihabiskan sebesar Rp650.000.000. PT. Nusantara Citra Konsultan selain menjalankan 3 proyek di atas, juga menjalankan 7 Proyek sejenis sejak tahun 2012 sampai 2017 berarti total ada 9 proyek jasa konsultansi perencanaan. Total anggaran yang dihabiskan secara keseluruhan sebesar Rp5.735.284.500.

READ  764 Personel Dishub Dikerahkan untuk Arus Balik

Adapun temuan CBA, dalam proyek ini adalah Pekerjaan Proyek perencanaan yang berbentuk dokumen perencanaan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ada dugaan proyek tersebut tidak dikerjakan melainkan copy paste dokumen perencanaan.

Selain itu selalu dimenangkannya PT. Nusantara Citra Konsultan dalam proses lelang sangat janggal, padahal terdapat perusahaan yang menawarkan harga lebih murah namun digugurkan oleh pihak Pemkot Bekasi. (norton)

 

Advertisement

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.