Perayaan Cap Go Meh 2018 di Kota Bekasi Resmi Ditutup

  • Whatsapp

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.com – Perayaan Cap Go Meh Kota Kota Bekasi 2018 resmi ditutup oleh Ketua Yayasan Pancaran Tridarma, Rony Hermawan yang dihadiri oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Indiarto dan Dandim 0507 serta Kapolsek Bekasi Timur

Dalam sambutannya, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombespol, Indiarto mengatakan keanekaragaman budaya yang ada di Kota Bekasi menjadi salah satu aset bangsa Indonesia yang memiliki potensi besar yang harus dijaga

“Untuk itu, saya mengajak seluruh amat beragama yang ada di Kota Bekasi untuk meningkatkan kerukunan dan kerjasama dalam mengatasi berbagai masalah sosial di daerahnya,” kata Kombes Indiarto

Menurut Kapolres, jika masyarakat mampu menunjukkan kerukunan dan kebersamaan maka akan menjadi sumber kekuatan dari bangsa ini.

“Saya ingin mengingatkan kepada semua untuk mengamalkan pemahaman bahwa budaya dan tradisi kita yang sangat beragam merupakan warisan leluhur yang sangat penting untuk dipertahankan dan terus dilestarikan, seperti pada penutupan perayaan CGM di Kota Bekasi ini,” katanya.

“Kita harapkan tahun depan, kegiatan ini bisa lebih baik dan semakin spektakuler,” tambah Kapolres

Di tempat yang sama, Ketua Klenteng Hok Lay Kiong Pancaran Tridarma, Ronny Hermawan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, terutama pada Kapolres, Dandim dan Kapolsek yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.

“Terselenggaranya kegiatan ini menjadi bukti bahwa multikulturalisme Kota Bekasi selalu terjaga dengan baik. Untuk itu saya minta kepada seluruh masyarakat Bekasi agar bisa mempertahankannya untuk kemajuan daerah ini,” katanya lalu menambahkan bahwa kegiatan perayaan Imlek dan Cap Go Meh ini bukan merupakan perayaan keagamaan, tapi perayaan tradisi budaya yang berakulturasi dengan budaya lokal seperti Budaya Betawi Reok Ponorogo, dan terdapat juga budaya dari kalimatan dan lain sebagainya

Rony juga mengatakan, kegiatan ini dibentuk oleh warga, dari warga dan untuk warga.” Jadi terselenggaranya acara ini, selain patungan, juga berkat sumbangan dari masyarakat hingga dana ini bisa terkumpul mencapai Rp100 juta rupiah.” kata anggota DPRD sekaligus politisi dari Partai Demokrat.

“Harapannya, kita bisa terhindar dari bencana, malapetaka serta jauh dari pengaruh-pangaruh yang buruk dan rakyat lebih sejaterah,” harapnya

Apalagi, acara ini merupakan momen Pilkada dimana rakyat harus rukun dan jangan terpengaruh oleh isu memecah belah masyarakat.”Saya yakin, kita bisa bersatu. Mari berdoa agar kota Bekasi ini bsa lebih kondusif ,”imbuhnya (triadi)

Pos terkait