Dantangi Kantor Panwaslu, KAMMI Tuntut Penuntasan Kasus Pelanggaran Netralitas ASN

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung di Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mendatangi Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi di Jalan Mayor M Hasibuan, Bekasi Timur, pada Rabu (28/3).

Mereka mendatangi Kantor Panwaslu yang diketuai oleh Novita Uli Hastuti ini guna menuntut penuntasan kasus pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji beberapa waktu yang lalu.

Sebelumnya, Sekda Pemkot Bekasi, Rayendra Sukarmadji dipanggil Panwaslu atas laporan telah melakukan kampanye terselubung dalam pidatonya di hadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan dirinya berupaya memobilisasi masa untuk memilih salah satu paslon.

“Kasus ASN ini sangat serius. Petugas pemerintahan tersebut telah menciderai perhelatan Pilkada Kota Bekasi. Tindakan Sekda Pemkot Bekasi telah melanggar netralitas ASN sebagaimana diatur dalam UU No 5 Tahun 2014. Dan fatalnya, tindakan itu akhirnya membuat para ASN yang lain merasa bebas untuk melanggar,” ujar Korlap Aksi, Banter Adis Munandar kepada wartawan pada Rabu, (28/3/2018)

Padahal, menurutnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 2004, Pegawai Negeri Sipil dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap salah satu calon. “Bahkan unggah foto paslon, like dan comment status pun dilarang. Sementara pelanggaran-pelanggaran ini banyak ditemukan di lapangan,” tambahnya.

Proses pelanggaran ASN khususnya kasus Sekda Pemkot Bekasi ini beberapa hari yang lalu telah dihentikan dengan alasan kurang syarat meterial.

“Padahal jika ingin serius, Panwaslu dapat melakukan investigasi dan menjemput bola. Panwaslu tidak boleh menyerah dan diam begitu saja. Badan yang bertanggung jawab terhadap ketertiban proses Pemilu ini harus pro aktif dalam mencari dan menangani pelanggaran-pelanggaran yang terjadi,” tegasnya.

Adapun tuntutan KAMMI dan Aliansi Mahasiswa Kawal Pilkada terhadap Panwaslu di antaranya adalah; bekerja dengan serius dan profesional dalam melakukan pengawalan terhadap proses Pilkada Kota Bekasi. Bersikap adil tanpa diksriminasi dalam menangani kasus Pemilu. Mengusut tuntas kasus pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Bekasi. Memberikan hukuman yang tegas terhadap ASN yang terbukti melanggar (triadi)

 

Pos terkait