Dinkes Bekasi Bakal Selesaikan Klaim Pembayaran Kartu Sehat

  • Whatsapp

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.com – Dinas Kesehatan Kota Bekasi, bakal menyelesaikan seluruh pengajuan klaim pembayaran kartu sehat (KS) berbasis nomor induk kependudukan (NIK) tahun 2017 oleh pihak rumah sakit swasta senilai Rp 25 miliar. Hal itu disampaikan PLT Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati Kamis, (22/2/2018)

Tanti mengungkapkan, mengungkapkan, saat ini pihaknya, telah menyelesaiakan pengajuan klaim pembayaran KS sekitar 23 miliar lebih. Kekurangannya, menunggu hasil verifikasi yang dilakukan tim audit independen.

“Saat ini kita sudah menyelesaikan pembayaran klaim kartu sehat senilai Rp 23 miliar, sisanya mudah-mudahan akan selesai pada minggu ini, setelah dilakukan verifikasi data oleh tim verifikator,” ungkapnya

Lebih lanjut Tanti menjelaskan, klaim pembayaran KS berdasarkan kelengkapan berkas yang diajukan pihak rumah sakit. Kemudian, Dinkes, melakukan verifikasi berkas tersebut, sesuai peraturan pembayaran yang telah disepakati.

Karena itu, ketika terdapat berkas klaim pembayaran yang tidak lolos verifikasi oleh petugas audit, maka pihaknya meminta agar rumah sakit bersangkutan, segera melengkapi berkas tersebut, dan diserahkan kembali kepada Dinas Kesehatan selaku pengelola KS.

“Klaim pembayaran yang telah lolos verifikasi oleh petugas, itulah yang akan dibayarkan nantinya melalui kas daerah. Ketika ditemukan ada kelengkapan berkas yang tidak sesuai maka kami menyerahkan kembali kepada pihak rumah sakit untuk segera dilengkapi. Tetapi, kadang berkas klaim pembayaran itu kerap kali terlambat dikembalikan kepada petugas verifikator, sehingga kami seolah dianggap memperlambat proses pembayarannya,” tuturnya.

Tanti berharap, para pihak tidak saling menyalahkan terkait proses klaim pembayaran KS. Sebab, Pemerintah Kota Bekasi, bakal membayar seluruh klaim KS. Karena itu, peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, justru lebih baik dan dapat menambah kepercayaan dari masyarakat terhadap rumah sakit itu sendiri.

“Kedepannya, saya berharap semua pihak bisa saling mengkoreksi. Saat ini, SDM kami untuk menangani klaim pembayaran KS sudah cukup. Dan kami berharap agar pengajuan klaim pembayaran KS oleh pihak rumah sakit bisa tepat waktu,” demikian Tanti (ADV)

Pos terkait