Coffee Morning Dengan Walikota Bahas Resolusi Dirut RSUD Kota Bekasi

  • Whatsapp

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.com – Walikota Bekasi Rahmat Effendi menghadiri acara Coffee morning Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi di lanntai 8 (delapan) gedung B RSUD Chasbulloh, Jalan Pramuka Margajaya, Bekasi Timur.

Pertemuan menejemen RSUD Chasbulloh dengan orang nomor satu di Kota Bekasi ini merupakan pertemuan pertama di tahun 2018 dan gelar khusus untuk membahas resolusi RSUD Kota Bekasi tahun 2018.Turut hadir, Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bekasi dr Kusnanto, beberap pejabat Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dan beberapa dokter dan perawat RSUD.

Dalam kesempatan ini, beberapa persoalan dan permasalahan diceritakan oleh dokter-dokter dan perawat kepada Walikota Bekasi Rahmat Effendi. Seperti fasilitas penjunjang kesehatan, kelengkapan alat operasi, serta penanganan-penangnanan pasien yang sudah baik dan belum baik.

Menjawab keluhan-keluhan dari dokter dan perawat, Walikota Bekasi Rahmat Effeni mengatakan persoalan-persoalan yang masih ada di RSUD Kota Bekasi ini, menurutnya bukan persoalan yang rumit, hanya saja diperlukan sebuah komitmen dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sebelum itu, orang nomor satu di Kota Bekasi ini mengatakan keinginannya untuk tidak membeda-bedakan pelayanan (kelas) kepada semua masyarakat Kota Bekasi.

“Saya tidak peduli dengan adanya kelas-kelas pelayanan di RSUD ini, tetapi saya ingin pelayanan kesehatannya pelayanan type tertinggi, type terbaik”, ucap Walikota, yang disambut dengan tepuk tangan oleh para peserta.
Dalam kesempatan ini

Walikota Bekasi juga memaparkan sejumlah hak-hal yang didapat oleh dokter dan stake holder RSUD Kota Bekasi dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya, diantaranya, gaji dan bonus-bonus yang didapat oleh mereka. Dengan tekanan harus meningkatkan kualitas kinerja.

Disinggungnya juga, perihal keinginan dirinya yang memilih birokrat untuk mendampingi dirinya dalam pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Kota Bekasi 2018 ini. Dikatakannya, bahwa Wakil Walikota dari kalangan birokrat itu mempunyai potensi yang tinggi dalam menjalan roda pemerintahan.

“Ini adalah alasan saya lebih memilih birokrat (pilkada) daripada Partai politik. Supaya pelayanan kepada masyarakat itu dapat berjalan secara maksimal”, ujarnya
Oleh karena itu, Walikota yang akrab disapa Pepen ini menghimbau semua elemen RSUD Kota Bekasi agar meningkatkan kinerja dan pelayanannya kepada masyarakat Kota Bekasi. (ton)

Pos terkait