Bawaslu : ASN Yang Terlibat Politik Praktis Harus Ditindak Tegas

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.com – Mendekati masa pendaftaran pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bekasi yang jatuh pada 8 Januari 2018, seakan mempengaruhi keberpihakan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada paslon yang bakal maju dipertarungan Pilkada

Koordinator Bidang Hukum dan Penindakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Yusuf Kurnia menegaskan, agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjaga independensinya dalam Pemilu sesuai Undang-undang Pilkada dan Undang-undang ASN.

“Sudah jelas ASN itu netral. Kalau ga independen ya panwas harus menindak,” tegas Yusuf Kurnia usai dimintai tanggapan keterlibatan ASN dalam politik praktis

Yusuf menilai ASN itu harus netral bukan hanya pada masa kampanye. Sebelum maupun sesudah kampanye juga harus netral dan diatur di UU ASN.“Jadi Panwas kalau sebelum masa kampanye ada pelanggaran bisa melaporkan ke KASN maupun Sekda atau BKD,” ucapnya ketika menanggapi jika belum adanya tindakan Panwas meski ada ASN yang melanggar sebelum masa Kampanye. (red/prilestari)

Pos terkait