Alex Zulkarnaen : Operasi Pasar Berpotensi Tekan Kenaikan Harga Beras

  • Whatsapp

Bekasi – Dalam menyikapi kenaikan harga beras yang saat ini melanda Indonesia, Kepala Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Bekasi akan memelihara rantai pendistribusian beras di Pasar-pasar Tradisional yang tersebar di wilayahnya.

Hal ini dikarenakan Kota Bekasi  tidak memiliki produktifitas beras memadai  atau masyarakat yang berprofesi sebagai petani yang terus menurun.”Kami memang melihat ini (kenaikan harga beras) suatu yang janggal di tahun ini”, ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Bekasi, Alexander Zullkarnain, saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Oleh karena itu, pihaknya, sebagai Pemerintah yang membidangi pangan diakuinya sudah melakukan sejumlah upaya, seperti melakukan evalusi penyebab kenaikan harga dan langkah-langkah yang akan dilakukan olehnya untuk mencegah kenaikan harga beras diluar kewajaran.

Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi ini, kebutuhan beras masyarakat Kota Bekasi perbulannya mencapai 30.000 (tiga puluh ribuan)an ton per bulan, sedangkan petani setempat hanya bisa menyuplai 18% dari total kebutuhan tersebut atau sekitar 5 ribu ton. Sehingga satu-satunya jalan untuk mengatasi permasalahan ini, menurut Alex adalah dengan melakukan import dari luar negeri

Sedangkan penyebab naiknya harga pangan di Kota Bekasi, lanjut Alex adalah karena keterlambatan Pemerintah Pusat dalam mengimpor beras dari negara-negara penghasil beras. Dari yang seharusnya dilakukan bulan Desember tetapi diundur menjadi awal bulan Januari tahun ini.

“Seharusnyakan pemerintah pusat sudah melakukan pengimport-an beras sejak bulan Desember lalu, eh malah dilakukan tahun. Padahalkan dalam hal ini, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak bisa melakukan ini (import), harus negara yang melakukan”, ucapnya.

Sehingga dalam hal ini, menurut Alex, Pemkot Bekasi harus memelihara pengoperasian pasar-pasar tradisional yang ada.”Salah satu halnya, kita harus memelihara pasar itu. Pemkot haru memikirkan cara penyuplaian kebutuhan-kebutuhan (kepasar) dengan stabil dan berkesinambung,” paparanya. (ton)

Pos terkait