Selama 11 Bulan, Polda Metro Jaya Tindak 628.801 Pelanggar Lalin

  • Whatsapp

JAKARTA, TEROPONG INDONESIA.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menindak 628.801 pelanggar lalu lintas (lalin) dari Januari hingga November 2017 di Jakarta dan sekitarnya. Jumlah bukti pelanggaran (tilang) menurun hingga 20,18 persen dibandingkan dengan jumlah tilang pada Januari sampai November 2016 tahun lalu.

“Jumlah tilang Januari-November 2017 sebanyak 628.801, sementara Januari-November 2016 berjumlah 1.181.543, mengalami penurunan sebesar 20,18 persen,” ujar Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Selasa (12/12).

Dikatakan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti terkait tindakan penilangan berupa Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan kendaraan bermotor. Pada 2017 barang bukti SIM berjumlah 361.507, sedangkan pada tahun 2016 sebanyak 422.742, mengalami penurunan 14,49 persen.

“Barang bukti STNK 598.204 pada 2017, berbanding 754.588 pada 2016, turun 20,72 persen. Sementara, barang bukti kendaraan bermotor 4.281 (2017), berbanding 4.213 (2016), turun 1,85 persen,” ungkap AKBP Budiyanto.

AKBP Budiyanto  menyampaikan, jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara antara lain melanggar rambu, melanggar garis setop, terobos jalur Transjakarta, lawan arus, ganjil-genap, tidak pakai helm atau sabuk pengaman, terobos traffic light, kelengkapan surat, kelengkapan kendaraan, dan lainnya.

“Surat-surat paling banyak dilanggar. Pada 2017 berjumlah 139.888, sedangkan 2016 sebanyak 141.790, turun 1,34 persen,” kata AKBP  Budiyanto.

Pos terkait