Pengadaan Lelang Management Building Pemkot Bekasi Layak Dipertanyakan 

  • Whatsapp

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.com – PELAKSANAAN pengadaan lelang Management Building oleh Sekretariat Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi di tahun 2017 sebesar Rp 17 miliar untuk tahun anggaran 2018 bersumber dari APBD yang dimenangkan oleh PT Wika Realty patut dipertanyakan

Pasalnya, pada penentuan lelang disinyalir sarat dengan KKN bahkan dianggap ada permainan tidak sehat yang dilakukan oleh oknum Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Bekasi

Menurut sumber TEROPONG INDONESIA. com bahwa, Bill Of Quantity (BQ) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) lelang tersebut tidak dapat di downlod sehingga penawaran enggan bisa dilakukan. Namun ironisnya terang dia, dalam peserta lelang tiba-tiba PT Wika Reality lolos sebagai pemenang lelang kegiatan tersebut

Enggan bisanya peserta lelang melakukan penawaran itu kata sumber lagi, dikarenakan sistim pengadaam lelang tersebut disinyalir sudah di akal – akali oleh oknum ULP sehingga peserta lelang tidak dapat mengetahui dokumen BQ, RAB, dan KAK kegiatan tersebut.

Tidakk itu saja, lanjut sumber setelah ditunjuk login pakai pasword kepada ketua Pokja ternyata tetap saja tidak bisa ke buka

“Saya menduga, ULP ada bermain dengan mengakal – akali sistem. Dimana saat saya mencoba mendownload di 10 komputer yang berbeda, hasilnya tetap sama.  Bahkan, parahnya lagi dokumen itu pun tidak dapat dibuka. Sebab, yang bisa membuka dokumen RAB dan yang lain sebagainya hanya pihak ULP.,” ucap sumber sekaligus peserta lelang

Sumber juga menyebut, terkait hal itu, ia pun akan segera membuat laporan resmi ke penegak hukum.” Permainan seperti ini harus segera diberantas karena ini bisa dibilang salah satu bentuk perbuatan korupsi,

“Berarti dalam penentuan lelang, ada akal-akalan sistem dan persaingan usaha tidak sehat, saya akan segera laporkan perbuatan PPK dan ULP ke penegak hukum.” Ucapnya

Terpisah, Ketua Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) Kota Bekasi, Risman Afar ketika dikonfirmasi membantah bahwa BQ dan KAK pada kegiatan tersebut tidak bisa di downlod oleh peserta lelang.”Coba ke komputer lain aja. Bisa kog RAB nya di buka.” kelit Risman sembari pergi dan menghilang begitu saja

Ketika dicoba untuk meminta informasi kembali kepada Bowo, Kasubag Pembinaan Sumber Daya dan Pengembangan Sistem ULP Kota Bekasi juga menghilang tanpa jejak (tim)

Pos terkait