Keluhkan Kemacetan, Apindo Minta Pemkab Bekasi Carikan Solusi

CIKARANG, TEROPONG INDONESIA.com – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Bekasi meminta pemerintah daerah mencarikan solusi terkait kemacetan yang berdampak pada meruginya pengusaha.

Wakil Ketua APINDO Kabupaten Bekasi, Darwoto mengatakan pelaku usaha yang tergabung kedalam organisasinya itu mengaku merugi akibat kemacetan tersebut. Selain waktu pengiriman lebih lama, kemacetan pun membuat biaya distribusi meningkat. Mereka berharap pengerjaan proyek infrastruktur di jalan tol tersebut berakhir tepat waktu.

Menurutnya, hambatan yang kerap terjadi pada jalur distribusi memaksa dunia usaha mengeluarkan biaya lebih. Akibat hal itu, para pengusaha pun merugi, meski ia tidak menyebut angka pasti dari kerugian tersebut.

“Kemacetan yang terjadi tidak diantisipasi secara maksimal, khususnya oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Harusnya dengan berbagai proyek yang dikerjakan di jalan tol, pemerintah menyiapkan jalur alternatif lain yang dapat dilintasi. Meskipun tersedia jalur non-tol, kondisinya kurang memadai,” ujarnya pada Senin (4/12).

Sebagian besar produk yang dihasilkan di kawasan industri merupakan produk eksport oleh karena itu perlu adanya solusi terkait persoalan kemacetan tersebut.

Apalagi di tahun 2018, invenstasi di kabupaten bekasi diprediksi makin bertambah yang bergantung pada perekonomian dunia.

Seperti diketahui, terdapat empat  proyek strategis yang kini tengah dikerjakan di jalan Tol Jakarta-Cikampek, yakni pembangunan jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek, Simpang Susun Tol Cibitung-Cilincing, dan High Speed Railway (HSR) Jakarta-Bandung.

Akibat pengerjaan tersebut, kemacetan kerap tidak terhindarkan di jalur tol yang menghubungkan Jakarta dengan Bandung atau Cirebon itu

Pos terkait