Dinilai Tidak Mumpuni, Tiga Sekolah Negeri di Kota Bekasi Dihapus

  • Whatsapp

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menghapus tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di daerah itu. Ketiga sekolah yang dihapus yakni SDN Medan Satria VIII, SDN Pejuang IV, dan SDN Margahayu II di Bekasi Timur. Penutupan tiga SDN disebutkan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Patriot

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan tujuan utama penggabungan (Marger) ke tiga sekolah itu karena rata rata dari tahun ke tahun siswa ke tiga SDN itu semakin menurun..

“Penyebabnya, sekolah itu berada di kompleks perumahan maka itu kita satukan dengan sekolah yang ada disekitarnya agar lebih efisien, ” katanya kepada TEROPONG INDONESIA.COM usai rapat di gedung Nonon Sonthane Rabu, (29/11)

Ali juga mengatakan tujuan utama penggabungan SDN ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sebab, apabila operasional siswa di sekolah ditopang dengan pembiayaan mumpuni, mutu siswa bisa terjamin.

”Kalau pembiayaan bisa sesuai dengan kebutuhan siswa, siswa tidak kekurangan dan dikelola dengan baik, maka mutu pendidikan siswa bisa kami tingkatkan,” tandasnya

Selain itu, kata dia, saat ini Kota Bekasi masih kekurangan jumlah tenaga guru. Jumlah guru satu sekolah baru terpenuhi sebanyak 16 orang, sementara idealnya 20 orang.

Masih kata Ali, saat ini terdapat beberapa SDN yang jumlah siswanya di bawah 180 orang. Padahal dengan minimnya jumlah siswa, beban biaya operasional sekolah menjadi berat.

”Kalau sekolah siswanya sedikit atau di bawah jumlah rata-rata maka porsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang didapat juga akan sedikit,” ujarnya di Bekasi

Oleh karena itu, pihaknya memutuskan menghapus ketiga SDN dan menggabungkannya dengan sekolah lain. Dalam penggabungan sekolah ini, pihaknya tetap mempertimbangkan lokasi. ”Kami usahakan masih satu komplek. Kalau kejauhan, orang tua siswa juga pasti banyak yang tidak setuju dipindah,” katanya

Ali menjelaskan, minimnya jumlah siswa di tiga sekolah itu maka otomatis akan mempengaruhi terhadap besaran dan BOS di sekolah

Menurut dia, satu siswa mendapatkan dana BOS dari Pemkot Bekasi sebesar Rp28.000 per bulan. Sedangkan dari pemerintah pusat sebesar Rp800.000 per tahun. Dengan demikian, jika siswanya banyak maka porsi dana BOS juga sangat besar jelas Ali (ton)

Pos terkait