Pembangunan Gedung RSUD TA 2015 Bernilai Rp 99 M Diduga Tak Sesuai RAB

BEKASI, TEROPONG INDONESIA.COM – Mega proyek pembangunan gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi tahun anggaran 2015 dengan menelan anggaran hingga Rp 99 miliar rupiah terindikasi tak sesuai bestek dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB)

Pasalnya, pihak pelaksana PT Sasmito diduga mengurangi aturan pembangunan sesuai Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dari Investigas yang dihimpun TEROPONG INDONESIA.COM dilapangan bahwa pemasangan keramik lantai dan lis keramik tidak sesuai ukuran di setiap lantai. Tidak itu pekerjaan di beberapa pintu juga tampak terlihat menggunakan triplek (kosong)

Bahkan, pekerjaan atap yang dikerjakan tampak tidak rapih disebabkan pihak pelaksana atau rekanan tidak menggunakan Arcylic Waterproofing sebagai anti air.

Padahal diketahui bahwa,  bangunan Rumah Sakit, berbeda dengan bangunan gedung biasa, mengacu pada Permenkes nomor 24 tahun 2016 tentang petunjuk teknis pembangunan Rumah sakit, dimana itu harus benar-benar steril, dan nyaman bagi masyarakat.

Lebih lanjut ia menuturkan, bangunan gedung RS tentu berbeda dengan bangunan gedung biasa, apalagi dana yang digelontorkan Pemkot Bekasi yang bersumber dari APBD sudah mencapai Rp99 miliar rupiah.

Ketika dicoba untuk mengklarifikasi hal ini kepada Inryd Arieswaty selaku PPK pekerjaan pembangunan Gedung RSUD tersebut tidak berkenan untuk ditemui dengan alasan yang tidak jelas.(tim TEROPONG INDONESIA.COM)

Pos terkait